Rumah Transaksi Sabu Dibongkar Polisi

  • 05 Mar 2026 09:00 WIB
  •  Bengkalis

RRI,CO.ID, Bengkalis - Tim Satresnarkoba Polres Bengkalis kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial M.H.D. (35) diamankan dalam penggerebekan di Desa Batang Dui, Kecamatan Bathin Sholapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 15.50 WIB.

Dari penggeledahan di rumah pelaku yang beralamat di Jalan Tengku Umur, petugas menemukan delapan paket kecil sabu dengan berat kotor 1,47 gram serta satu unit handphone yang diduga digunakan untuk transaksi.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di rumah tersangka.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, rumah tersebut diduga sering dijadikan tempat transaksi narkotika. Setelah dilakukan penyelidikan, tim langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka beserta barang bukti,” ujar Kasi Humas Juliandi Kamis, 5 Maret 2026.

Hasil tes urine terhadap M.H.D. menunjukkan positif methamphetamine. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna proses hukum lebih lanjut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

“Kami terus berupaya menekan peredaran narkoba di wilayah Bengkalis. Peran serta masyarakat sangat penting. Segera laporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika,” tegasnya.

Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 atau saluran pengaduan resmi guna mendukung terciptanya Bengkalis yang bersih dari narkoba..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....