Kota Baubau Keluar dari Zona Merah Inflasi
- 09 Sep 2025 20:41 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu bersama Plt Asisten II Setda Kota Baubau, Moh. Abduh, didampingi kepala OPD terkait mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di ruang rapat Wali Kota Baubau, Senin (8/9/2025).
Dalam keterangannya, Wa Ode Hamsinah Bolu mengungkapkan bahwa Kota Baubau kini berhasil keluar dari zona merah inflasi. Menurutnya, kondisi inflasi di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Baubau, masih dalam keadaan terkendali.
“Pemerintah Kota bersama Forkopimda selalu melakukan pemantauan intensif, mulai dari sidak pasar, memastikan ketersediaan stok di Bulog, hingga mengecek kualitas dan kuantitasnya. Hasilnya, inflasi kita bisa terkendali dan keluar dari zona merah,” ujarnya.
Keberhasilan ini, lanjutnya, merupakan hasil kerja bersama antara Pemkot Baubau, Forkopimda, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Dukungan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang menyediakan stok beras, serta Disperindag dan Koperasi yang menyalurkan beras SPHP, menjadi faktor penting dalam stabilisasi harga.
Meski demikian, Wa Ode Hamsinah Bolu mengakui masih ditemukan masyarakat yang membeli beras SPHP dengan harga di atas standar. Hal ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah, meskipun berbagai upaya sudah dilakukan, seperti penyaluran beras gratis, beras bersubsidi, hingga bantuan beras dari aparat keamanan.
Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat memahami mekanisme penyaluran beras murah dan gratis. Salah satu contoh nyata, kata dia, terlihat saat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan 4 ton beras di Bumi Perkemahan Lakologou, di mana lebih dari setengahnya langsung habis dibeli masyarakat sekitar.
“Sering muncul isu bahwa harga beras SPHP dijual di atas harga normal. Hal seperti ini bisa viral dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa stok beras tersedia, masyarakat tidak perlu cemas, dan distribusinya akan terus diawasi,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....