Balai POM Baubau Uji 680 Sampel takjil Sepanjang Ramadan 1447 H
- 25 Mar 2026 11:29 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kota Baubau memastikan penjualan kudapan berbuka puasa (takjil) selama Ramadan 1447 H di wilayah kerjanya yang meliputi 1 kota dan 5 kabupaten, bebas dari bahan berbahaya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Balai POM Baubau, Ryan Peri Kusuma, kepada RRI, Rabu 25 Maret 2026. Ia menjelaskan, sejak awal Ramadan pihaknya konsisten melakukan pengawasan terhadap peredaran takjil di berbagai titik penjualan.
“Selama Ramadan, kami telah memeriksa sebanyak 680 sampel takjil menggunakan alat rapid test kit. Hasilnya, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya seperti formalin, rhodamin B, methanil yellow, maupun boraks pada seluruh sampel yang diuji,” ungkapnya.
Ryan juga mengapresiasi para pedagang di wilayah kerjanya yang dinilai tetap menjaga komitmen terhadap keamanan pangan. Bahkan, dalam lima tahun terakhir, pihaknya tidak menemukan takjil yang mengandung bahan berbahaya.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kesadaran pedagang serta pengawasan rutin yang terus dilakukan oleh Balai POM Baubau.
Ryan menjelaskan, proses pemeriksaan dilakukan secara berkala dengan metode random sampling di lokasi-lokasi penjualan takjil yang ramai dikunjungi masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi warga aman, sehat, dan memenuhi standar keamanan pangan.
Ia pun mengimbau kepada para pedagang agar terus mempertahankan prinsip keamanan pangan dengan menggunakan bahan baku yang berkualitas dan tidak kedaluwarsa.
“Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap para pedagang tetap konsisten menjaga kualitas produknya agar aman dikonsumsi masyarakat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....