Pemkot Baubau Harapkan Penghapusan Stigma terhadap Masalah Kesehatan Jiwa

  • 06 Okt 2026 20:37 WIB
  •  Baubau

RRI.CO,ID, Baubau - Pemerintah Kota Baubau mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap orang yang mengalami masalah kesehatan jiwa. Mereka tidak boleh dijauhi atau didiskriminasi, tetapi harus mendapatkan dukungan dan akses pelayanan yang layak.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, mengatakan keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi warga yang menghadapi persoalan kesehatan jiwa.

Hal itu disampaikannya dalam Pertemuan Koordinasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kota Baubau di Aula Palagimata, Kamis, 6 Oktober 2026.

Menurutnya, mencari pertolongan ketika mengalami masalah psikologis bukan sesuatu yang memalukan. Karena itu, edukasi kesehatan jiwa perlu diperluas hingga keluarga, sekolah, tempat kerja dan lingkungan masyarakat.

"Perhatian juga perlu diberikan kepada anak dan remaja, kelompok usia produktif, keluarga rentan serta masyarakat yang menghadapi tekanan sosial dan ekonomi," ujarnya.

Perkembangan teknologi dan media sosial, tekanan pendidikan dan pekerjaan, persoalan keluarga serta perubahan sosial yang cepat dinilai dapat memengaruhi kondisi kesehatan jiwa masyarakat.

La Ode Darus Salam menegaskan keberhasilan pembangunan kesehatan jiwa tidak hanya diukur dari jumlah masyarakat yang mendapatkan pengobatan. Menurutnya, keberhasilan juga terlihat dari semakin cepatnya masalah dikenali, semakin mudahnya masyarakat memperoleh pertolongan, berkurangnya stigma dan semakin kuatnya dukungan keluarga.

"Kami mengajak seluruh unsur pemerintah, dunia kesehatan, TNI-Polri, Kementerian Agama, organisasi profesi, BPJS Kesehatan, TP PKK hingga masyarakat bergerak bersama membangun Kota Baubau yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga peduli, inklusif dan sehat secara jiwa," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....