Kemenkes Dorong Imunisasi HPV untuk Lindungi Anak

  • 28 Sep 2026 19:00 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Imunisasi Human Papillomavirus atau HPV menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada anak dari risiko penyakit akibat infeksi HPV, terutama kanker leher rahim di kemudian hari.

Melansir Kementerian Kesehatan melalui laman Ayo Sehat, Senin 28 September 2026, imunisasi HPV diberikan dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS. Sasaran utamanya adalah anak perempuan usia sekolah, dengan pemberian imunisasi HPV pada usia sekitar 11 hingga 15 tahun sesuai ketentuan program.

Kementerian Kesehatan menjelaskan, infeksi HPV berisiko tinggi menjadi penyebab hampir seluruh kasus kanker serviks. Virus tersebut juga dapat menyebabkan sejumlah jenis kanker lainnya, sehingga pencegahan infeksi HPV menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan kesehatan sejak usia anak.

Sejak 2025, terdapat perubahan kebijakan jumlah dosis imunisasi HPV dalam program nasional. Berdasarkan kebijakan yang mengacu pada rekomendasi Strategic Advisory Group of Experts on Immunization atau SAGE WHO, pemberian imunisasi HPV dalam program BIAS menjadi satu dosis. Kebijakan ini juga mendukung target pemerintah untuk mencapai eliminasi kanker leher rahim pada 2030.

Pelaksanaan imunisasi, termasuk vaksin HPV, terus dipantau aspek keamanannya. Setiap laporan dugaan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI ditindaklanjuti melalui investigasi dan kajian berdasarkan data klinis serta bukti ilmiah.

Orang tua, sekolah dan tenaga kesehatan mendukung pelaksanaan imunisasi anak sekolah. Upaya tersebut menjadi bagian dari pencegahan penyakit sekaligus investasi kesehatan anak untuk masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....