PDGI Baubau: Jangan Biarkan Masa Bermain Anak Terganggu Sakit Gigi

  • 27 Agt 2026 10:04 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Masa usia dini seharusnya diisi anak dengan bermain, belajar dan mengenal lingkungan, bukan berhadapan dengan persoalan sakit gigi. Namun, tingginya masalah kesehatan gigi pada anak menunjukkan perlunya pembiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Baubau, drg. Ikhram Kharis mengatakan, masalah kesehatan gigi pada anak masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), lebih dari 50 persen anak usia di bawah tiga tahun mengalami masalah kesehatan gigi pada 2018 dan angkanya masih lebih dari 60 persen pada 2023.

“Anak-anak seharusnya berada pada masa bermain, belajar dan mengenal kehidupan, bukan disibukkan dengan sakit gigi,” kata Ikhram saat kegiatan Diseminasi PHBS dengan fokus kesehatan gigi dan mulut di TK Swasta Islam Al Amanah, Kelurahan Liabuku, Kecamatan Bungi, Rabu, 26 Agustus 2026.

Menurutnya, sakit gigi pada anak tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Dalam praktiknya sebagai dokter gigi, Ikhram mengaku pernah menangani anak usia sekitar empat tahun dengan kondisi gigi yang sudah parah hingga mengalami pembengkakan dan kesulitan membuka mulut.

Kondisi tersebut, kata Ikhram, dapat mengganggu kebutuhan dasar anak, termasuk makan dan beraktivitas. Karena itu, pencegahan jauh lebih penting melalui pembiasaan menjaga kebersihan gigi sejak anak masih berada di usia PAUD.

Ikhram menilai, menyikat gigi dengan cara yang benar perlu dikenalkan dan dibiasakan secara konsisten. Edukasi yang dilakukan bersama guru, orang tua dan anak diharapkan dapat membuat kebiasaan tersebut lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau bareng-barengan seperti ini, anak-anak pasti lebih semangat dibandingkan di rumah hanya sendiri,” ujarnya.

Ikhram menegaskan, perhatian terhadap kesehatan gigi tidak boleh dipandang sebagai urusan yang berdiri sendiri. Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh secara keseluruhan dan berkaitan dengan kualitas tumbuh kembang anak.

Ikhram juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dalam membentuk kebiasaan tersebut. Guru dapat menguatkan edukasi di sekolah, sementara orang tua memastikan kebiasaan menjaga kesehatan gigi terus dilakukan ketika anak berada di rumah.

Ketua PDGI juga berharap kolaborasi antara Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD dan PDGI Kota Baubau dapat terus diperkuat. Edukasi kesehatan gigi diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat pada anak sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....