Posyandu Baubau Didorong Tak Sekadar Layani Kesehatan Ibu dan Anak
- 20 Agt 2026 18:00 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau — Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Baubau, Sitti Aryati Yusran, resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan di Hotel Zenith Premiere, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti para Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Baubau. Bimtek menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola sekaligus memperluas peran Posyandu dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Sitti Aryati Yusran mengapresiasi kehadiran seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat Posyandu sebagai salah satu ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.
Menurutnya, peran Posyandu saat ini tidak lagi sebatas memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak. Posyandu telah berkembang menjadi wadah pelayanan terpadu yang menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pengelolaan Posyandu membutuhkan kelembagaan yang kuat, kader yang kompeten, dukungan data yang akurat serta koordinasi lintas sektor yang efektif.
“Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Kelurahan tidak hanya berperan dalam pembinaan administratif, tetapi harus memastikan Posyandu hadir memberikan manfaat nyata, mudah diakses, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan warga,” ujarnya.
Sitti Aryati mengatakan Bimtek tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas kontribusi Posyandu dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah di bidang kesehatan.
Posyandu diharapkan semakin berperan dalam percepatan penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pelayanan bagi lansia dan kelompok usia produktif.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Aryati menekankan tiga pilar utama yang perlu diperkuat. Pertama, penguatan kelembagaan, dengan memastikan Tim Pembina Posyandu di setiap tingkatan memahami tugas dan fungsinya sehingga proses pembinaan dapat berjalan terarah.
Kedua, peningkatan kapasitas kader, melalui pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Kader dinilai menjadi garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan Posyandu.
Ketiga, penguatan kolaborasi dan data. Data Posyandu yang akurat dan terkini dinilai penting sebagai dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan serta intervensi terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sitti Aryati juga menyampaikan apresiasi kepada Bapperida dan Dinas Kesehatan Kota Baubau yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Bimtek.
Aryati berharap sinergi antarperangkat daerah dapat menciptakan pola kerja yang lebih terkoordinasi, terutama dalam menangani berbagai persoalan kesehatan yang ditemukan di lapangan.
“Posyandu kuat, masyarakat sehat, keluarga sejahtera, dan Kota Baubau semakin maju,” serunya, mengobarkan semangat para pengurus Posyandu.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diharapkan membawa semangat baru dan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu serta memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....