TP PKK Buton Selatan Evaluasi Penanganan Stunting di Tiga Desa
- 04 Agt 2026 10:01 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton Selatan – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buton Selatan mengevaluasi penanganan stunting di tiga desa di Kecamatan Sampolawa sebagai bagian dari upaya mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut. Evaluasi dilakukan melalui kunjungan lapangan ke Desa Bahari I, Desa Bahari II, dan Desa Bahari III, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ketua TP PKK Kabupaten Buton Selatan, Siti Norma Adios, mengatakan kunjungan itu bertujuan melihat secara langsung perkembangan penanganan stunting sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi untuk menyusun langkah intervensi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Pemerintah Provinsi Sultra agar upaya percepatan penanganan stunting di Buton Selatan semakin ditingkatkan. Hal itu dilakukan setelah data terbaru menunjukkan angka stunting di daerah tersebut belum mengalami penurunan.
"Kegiatan kunjungan ini sekaligus untuk melihat sejauh mana perkembangan penanganan stunting mengingat data yang diterima menunjukkan angka stunting tahun ini belum menurun, melainkan justru mengalami kenaikan," ujarnya.

Siti Norma menjelaskan TP PKK bersama Kelompok Kerja (Pokja) IV memilih turun langsung ke lapangan agar memperoleh gambaran nyata mengenai faktor-faktor yang menyebabkan penanganan stunting belum memberikan hasil optimal. Data yang diperoleh nantinya akan dilengkapi oleh tim Posyandu untuk menjadi dasar penyusunan langkah lanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Siti Norma juga berdialog dengan orang tua dan anak yang mengalami stunting. Siti Norma mengimbau agar orang tua rutin membawa anak ke Posyandu sehingga pertumbuhan dan perkembangan mereka dapat dipantau secara berkala serta memperoleh penanganan yang sesuai.
Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari keluarga, pemerintah desa, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Setiap persoalan yang dihadapi keluarga dengan anak stunting, katanya, harus segera ditindaklanjuti agar intervensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan.
"Segala keluhan yang dirasakan orang tua yang anaknya mengalami stunting harus menjadi perhatian serius baik bagi Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah. Mari kita bergerak bersama, mulai dari keluarga, desa hingga kabupaten, agar angka stunting segera turun dan anak-anak kita bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas," katanya.
Kunjungan lapangan tersebut turut dihadiri Bupati Buton Selatan Muhammad Adios, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Sampolawa, para kepala desa, tim Posyandu kecamatan dan desa, serta jajaran TP PKK kecamatan dan desa. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap evaluasi ini mampu menghasilkan langkah penanganan yang lebih efektif untuk mempercepat penurunan angka stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....