PMI Busel Gelar Donor Darah, Bantu Sesama Selamatkan Jiwa

  • 15 Jul 2026 19:11 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Selatan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buton Selatan (Busel) kembali menggelar aksi donor darah. Kegiatan kali ini digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-12 Kabupaten Buton Selatan.

Kegiatan yang mengusung tagline 'Bantu Sesama Selamatkan Jiwa' berpusat di Lapangan Lakarada ini merupakan pelaksanaan donor darah kedua yang digelar PMI Buton Selatan sepanjang tahun 2026.

Sekretaris PMI Kabupaten Buton Selatan, Sumarti, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga Buton Selatan. PMI menargetkan dapat mengumpulkan 100 kantong darah dalam kegiatan sehari tersebut.

Hingga proses donor masih berlangsung, sebanyak 49 pendonor telah berhasil menyumbangkan darahnya. Menurut Sumarti, antusiasme masyarakat cukup tinggi, namun tidak semua calon pendonor dapat memenuhi persyaratan kesehatan.

"Yang datang cukup banyak, tetapi ada yang kadar hemoglobinnya tidak memenuhi syarat, tekanan darahnya tidak sesuai, atau usianya sudah tidak memenuhi ketentuan, sehingga belum bisa mendonorkan darah," ujarnya, Rabu 15 Juli 2026.

Ketua PMI Kabupaten Buton Selatan, Sitti Norma Adios Bersama Pengurus PMI Buton Selatan saat Kegiatan Donor Darah di Lapangan Lakarada, Rabu, 15 Juli 2026 (Foto: RRI)

Sumarti menjelaskan, hingga saat ini Buton Selatan belum memiliki Unit Donor Darah (UDD) maupun bank darah sendiri. Seluruh kebutuhan darah masyarakat masih dipenuhi melalui UDD PMI Kota Baubau.

Meski demikian, koordinasi antara PMI Buton Selatan dan UDD PMI Baubau berjalan baik. Setiap ada permintaan darah dari masyarakat Buton Selatan, PMI langsung meneruskan kebutuhan tersebut ke UDD Baubau dan selama ini kebutuhan darah dapat terpenuhi.

Sumarti menambahkan stok darah yang berhasil terkupul melalui aksi donor darah kali ini tersedia untuk seluruh golongan darah. Namun yang terbanyak adalah golongan darah O.

Sumarti berharap kegiatan donor darah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

"Satu tetes darah yang kita donorkan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Kita tentu tidak berharap ada keluarga atau masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, tetapi ketika itu terjadi, paling tidak kita sudah berkontribusi membantu sesama," pungkasnya.

Pantauan di lokasi kegiatan, selain masyarakat dan ASN Buton Selatan, antusias pendonor juga datang dari prajurit TNI Batalyon Teritorial Pembangunan 871/La Maindo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....