Cegah Stunting dari Hulu, Baubau Maksimalkan Aplikasi REMILA

  • 04 Mei 2026 08:55 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Kesehatan Kota Baubau terus memprioritaskan upaya pencegahan stunting melalui berbagai program strategis. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemanfaatan aplikasi Remaja Milenial Sehat (REMILA) yang dikembangkan bekerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Kendari.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Baubau, Djainudin Ishak, mengatakan aplikasi REMILA mempermudah tenaga kesehatan dalam melakukan pencatatan dan pelaporan status kesehatan remaja.

“Data tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan melalui intervensi kesehatan remaja sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di Kota Baubau,”jelasnya, Jumat 1 Mei 2026.

Ia menyebutkan, angka stunting di Kota Baubau secara real time pada tahun 2025 berada di angka 12 persen, atau mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,1 persen. Sementara itu, angka bayi dan balita dengan status gizi kurang justru mengalami penurunan.

Djainudin menambahkan, penggunaan aplikasi REMILA telah berjalan sejak tahun lalu dan pada tahun ini kembali dilakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan aplikasi REMILA merupakan media digital yang mendukung surveilans kesehatan remaja secara terintegrasi. Aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pencatatan serta pemantauan kondisi kesehatan remaja.

Menurutnya, masa remaja merupakan fase krusial dalam pencegahan stunting. Berbagai faktor seperti status gizi, kesehatan reproduksi, perilaku hidup bersih dan sehat, hingga anemia pada remaja sangat berpengaruh terhadap kualitas generasi mendatang.

Ia juga menilai penggunaan aplikasi tersebut relatif mudah, namun tetap membutuhkan dukungan pelatihan bagi operator, integrasi data dengan program yang telah berjalan, serta penguatan edukasi kesehatan bagi remaja di lingkungan sekolah dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....