Ribuan Peserta Meriahkan Kemah Budaya 2026 di Bumi Perkemahan Samparona

  • 14 Sep 2026 16:06 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Sebanyak 3.906 peserta mengikuti Kemah Budaya dan Apel Api Unggun Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Samparona, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Kegiatan berlangsung pada 10–13 September 2026 dan mencapai puncaknya melalui Apel Api Unggun, Sabtu malam 12 September 2026.

Apel Api Unggun dipimpin langsung Wakil Wali Kota Baubau sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu.

Dalam sambutannya, Hamsinah mengatakan pelaksanaan Kemah Budaya tahun ini disesuaikan dengan agenda kepramukaan setelah pengurus Kwarcab Baubau menghadiri Apel Besar Pramuka tingkat nasional di Cibubur pada Agustus 2026.

Kemah Budaya yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Dari total 3.906 peserta, sebanyak 3.424 merupakan Pramuka Penggalang dan Penegak, sementara 482 lainnya merupakan pembina pendamping. Kegiatan tersebut juga diikuti kontingen Pramuka dari Kabupaten Buton Tengah.

Hamsinah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari para pembina, pengurus Kwarcab, Kwartir Ranting, hingga kepala sekolah dan guru dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, serta pondok pesantren di Kota Baubau.

Menurutnya, Pemerintah Kota Baubau bersama Kwarcab Gerakan Pramuka berkomitmen menjadikan Kemah Budaya sebagai agenda tahunan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah untuk membentuk kedisiplinan, memperkuat karakter berdasarkan Dasa Darma dan Trisatya, sekaligus mempersiapkan kader-kader Pramuka untuk berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional.

“Kegiatan kepramukaan menjadi wadah strategis dalam membentuk kualitas mental dan moral generasi muda,” kata Hamsinah.

Hamsinah menambahkan, penguatan kegiatan kepemudaan dan pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, Hamsinah menyebut Kota Baubau bersama Kota Kendari saat ini mencatatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Sulawesi Tenggara.

Karena itu, Pemerintah Kota Baubau berkomitmen mempertahankan capaian tersebut melalui peningkatan mutu pendidikan, sekaligus mendorong pengembangan minat dan bakat generasi muda.

Komitmen tersebut dinilai sejalan dengan visi Kota Baubau untuk mewujudkan daerah yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.

Malam Apel Api Unggun berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Api unggun menjadi simbol semangat persaudaraan sekaligus tekad seluruh anggota Pramuka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....