Peringatan Hardiknas dan Otoda di Baubau Tampilkan Nuansa Budaya
- 02 Mei 2026 16:10 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, Sabtu pagi 2 Mei 2026, tampil berbeda dengan nuansa keberagaman budaya.
Seluruh peserta upacara, mulai dari jajaran pemerintah hingga pelajar, mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana ini mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, yang tampil mengenakan pakaian adat kebesaran Buton. Turut hadir Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Sekretaris Daerah La Ode Darus Salam, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, pejabat administrator, Ketua TP PKK Kota Baubau, serta perwakilan ASN dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Dalam amanatnya, Wali Kota membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
“Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” kutip Wali Kota dari sambutan menteri.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan lima strategi utama untuk mewujudkan pendidikan bermutu, yakni revitalisasi dan digitalisasi sekolah, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru, penguatan karakter serta budaya, peningkatan literasi, numerasi dan STEM, serta pendidikan inklusif dan fleksibel.
Sementara itu, dalam momentum 30 tahun otonomi daerah, Wali Kota menegaskan pentingnya otonomi sebagai instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menguraikan sejumlah langkah kunci ke depan, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran antara pusat dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome), penguatan kemandirian fiskal daerah, serta peningkatan kolaborasi antarwilayah.
“Ke depan, daerah harus lebih mandiri, inovatif, dan mampu bersinergi untuk menjawab tantangan pembangunan lintas sektor,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan bantuan jaminan kematian kepada pekerja rentan dan pegawai non-ASN di lingkungan Pemkot Baubau. Selain itu, dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional 2026, disalurkan pula bantuan paket sembako kepada buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kota Baubau.
Upacara ini tidak hanya menjadi seremoni peringatan, tetapi juga momentum refleksi terhadap pentingnya pendidikan dan otonomi daerah dalam mendorong kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....