Supervisi Sekolah, Bupati Buton Soroti Ketimpangan Fasilitas TK
- 15 Agt 2026 13:01 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton - Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra menekankan pentingnya perencanaan kebutuhan fasilitas pendidikan yang berbasis kondisi riil sekolah. Hal itu disampaikan setelah melakukan supervisi langsung ke sejumlah TK dan SD di Kecamatan Pasarwajo, Senin, 10 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Alvin menemukan masih adanya ketimpangan antara ketersediaan fasilitas di sekolah dengan kebutuhan siswa. Salah satunya di TK Negeri 1 Buton, yang memiliki cukup banyak meja namun masih kekurangan kursi.
“Supervisi seperti ini harus kita lakukan untuk memastikan proses belajar mengajar di jenjang pendidikan TK dan SD. Tadi saya mendapatkan temuan yang menarik, terutama di TK Negeri 1 Buton, hanya meja yang banyak tapi kursinya sangat kurang,” kata Alvin.
Menurutnya, temuan tersebut harus menjadi bahan evaluasi Dinas Pendidikan Kabupaten Buton dalam menyusun kebutuhan dan prioritas pengadaan fasilitas sekolah. Perencanaan pembangunan juga harus memastikan fasilitas dasar tersedia sebelum pemerintah menambah atau mengembangkan bangunan sekolah.
“Jangan sampai kita sudah bangun lantai dua, meja kursinya tidak cukup lagi,” ujarnya.

Alvin mengatakan pembenahan fasilitas pendidikan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Bupati berharap dukungan anggaran pendidikan ke depan dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil daerah sehingga peningkatan kualitas sarana pendidikan dapat dilakukan secara optimal.
Selain TK Negeri 1 Buton, Bupati juga mengunjungi SD Negeri 35 dan SD Negeri 68 Buton. Kedua sekolah tersebut berada dalam satu kawasan dan tengah menjalani proses revitalisasi bangunan.
Alvin menilai fasilitas di jenjang SD yang dikunjunginya relatif baik setelah mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat. Program tersebut mencakup 32 sekolah tingkat SD, 15 SMP dan 12 TK di Kabupaten Buton.
“Yang penting kita dapat asas manfaatnya, masyarakat Buton bisa menikmati sarana tersebut. Saya harap pembangunan revitalisasi bangunan sekolah ini harus dilakukan dengan profesional,” katanya.
Bupati menegaskan supervisi sekolah akan terus dilakukan untuk memastikan program pembangunan dan pengadaan fasilitas pendidikan benar-benar menjawab kebutuhan peserta didik.
Pemerintah daerah juga akan menggunakan hasil kunjungan lapangan sebagai bahan evaluasi dalam menentukan prioritas pembenahan pendidikan di Kabupaten Buton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....