HUT Ke-12, Buton Tengah Percepat Transformasi Ekonomi Maritim

  • 23 Jul 2026 20:17 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Tengah - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 untuk memperkuat agenda pembangunan daerah dan mempercepat transformasi ekonomi berbasis potensi maritim.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Buton Tengah, Azhari, saat memimpin upacara peringatan HUT ke-12 Kabupaten Buton Tengah di Pelataran Kantor Bupati, Labungkari, Kamis 23 Juli 2026.

Dalam amanatnya, Azhari menyampaikan sejumlah program strategis yang sedang diperjuangkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut meliputi pembangunan RSUD Tipe C, Sekolah Rakyat, gudang pangan Perum Bulog, Sekolah Garuda, hingga Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Menurutnya, Buton Tengah menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program SNT dari pemerintah pusat. Sementara pembangunan gudang pangan Bulog dijadwalkan dimulai melalui peletakan batu pertama pada akhir Agustus mendatang.

Di bidang pendidikan tinggi, Pemkab Buton Tengah juga terus mendorong pengembangan kampus berbasis sains dan teknologi kemaritiman. Langkah itu diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang siap mendukung pembangunan daerah berbasis potensi laut.

Selain pembangunan infrastruktur dan pendidikan, pemerintah daerah tengah memperjuangkan program Transmigrasi Maritim sebagai model pengembangan kawasan ekonomi berbasis kelautan. Program tersebut disusun bersama tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Komoditas yang menjadi fokus pengembangan antara lain lobster, ikan teri, udang, dan kepiting rajungan. Pemkab menilai sektor tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang besar.

"Kalau program ini bisa kita dapatkan, saya berasumsi Buton Tengah akan bisa mencapai kesejahteraan ekonomi yang lebih baik lagi. Potensi laut kita harus dikelola dan dikembangkan dengan lebih baik,"kata Azhari.

Bupati menjelaskan, budidaya lobster dengan sistem karamba berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Bahkan, Buton Tengah diproyeksikan dapat berkembang menjadi daerah pengekspor lobster di masa mendatang.

Pada sektor sosial, Pemkab Buton Tengah juga memperoleh dukungan dari Kementerian Sosial melalui program kesiapsiagaan bencana. Sebanyak sekitar 260 warga akan dilatih menjadi Taruna Siaga Bencana (TAGANA), disertai pembangunan gudang logistik siaga bencana.

Pemerintah daerah juga meluncurkan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Buton Tengah melalui kerja sama dengan BLK Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.

"Seluruh program ini merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buton Tengah,"ujar Azhari.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dan mendukung pembangunan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....