Ditjen Bina Pemdes Gelar Bimtek Batas Desa di Buton Tengah
- 12 Sep 2026 14:23 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton Tengah - Direktorat Jenderal Pembinaan Pemerintahan Desa (Ditjen Bina Pemdes) Kementerian Dalam Negeri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Skrining Analisis Risiko Lingkungan dan Sosial dalam Penegasan Batas Desa di Aula Lantai V Kantor Bupati Buton Tengah, Jumat 11 September 2026.
Kegiatan ini menyasar tiga kabupaten, yaitu Buton Tengah, Muna, dan Muna Barat, sebagai langkah preventif meminimalisasi potensi sengketa batas wilayah serta dampak sosial-lingkungan.
Acara dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, La Ode Ahmad Pidana Balombo, Bupati Buton Tengah, Azhari serta jajaran pejabat Kemendagri dan pemerintah daerah setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Buton Tengah, Azhari mengatakan, penegasan batas desa tidak sekadar penarikan garis administratif di atas peta, melainkan upaya perlindungan ruang hidup masyarakat dan kelestarian lingkungan. Hal ini dinilai krusial mengingat karakteristik wilayah Buton Tengah yang kaya akan bentang alam karst dan potensi wisata speleologi.
“Penegasan batas desa tidak sekadar penarikan garis administratif di atas peta, melainkan upaya perlindungan ruang hidup masyarakat dan kelestarian lingkungan,”ujar Azhari.
Sementara itu, Dirjen Bina Pemdes, La Ode Ahmad Pidana Balombo, menekankan pentingnya instrumen skrining risiko lingkungan dan sosial agar proses penegasan batas berjalan kondusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Penilaian risiko awal ini dirancang untuk mengantisipasi potensi konflik sosial dan menjaga kawasan konservasi, sehingga batas desa dapat mendorong kerja sama antardesa.
“Skrining risiko lingkungan dan sosial penting agar proses penegasan batas berjalan kondusif, partisipatif, dan berkelanjutan,”kata La Ode Ahmad Pidana Balombo.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penyerahan rompi lapangan secara simbolis kepada koordinator teknis dari tiga kabupaten peserta. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tim pengumpul data di lapangan agar seluruh proses verifikasi berjalan akurat dan akuntabel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....