Resmi Dilantik, AGPAII Baubau Periode 2026-2031 Dorong Mutu Guru dan PAI

  • 09 Jul 2026 16:46 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (PD AGPAII) Kota Baubau masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Kamis 9 Juli 2026. Pelantikan yang berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Kota Baubau itu dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakorda) serta Pelatihan Pembelajaran Deep Learning bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Baubau La Ode Darussalam yang mewakili Wali Kota Baubau, Ketua DPW AGPAII Sulawesi Tenggara La Hamiku, Dewan Pembina AGPAII Kota Baubau, Muh. Ahadyat Zamani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, serta para guru Pendidikan Agama Islam.

Dalam sambutan Wali Kota Baubau yang dibacakan Sekda La Ode Darussalam, Pemerintah Kota Baubau berharap kehadiran AGPAII dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, dan berakhlak mulia.

Menurutnya, guru Pendidikan Agama Islam perlu diberi ruang untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran, termasuk melalui penyediaan sarana pendukung di sekolah.

"Kita berharap setiap sekolah dapat menyiapkan tempat khusus untuk dijadikan sebagai Laboratorium PAI. Ini sangat penting karena dapat membantu memudahkan para guru agama Islam berinteraksi dan membimbing siswa. Ini sebagai bukti perhatian pemerintah," ujar La Ode Darussalam.

Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Sulawesi Tenggara, La Hamiku, menegaskan bahwa organisasi AGPAII hadir untuk memperjuangkan kepentingan guru Pendidikan Agama Islam, baik dari sisi kesejahteraan maupun perlindungan profesi.

Hamiku a menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi guru PAI, seperti pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG), hingga Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

"AGPAII juga akan melakukan advokasi kepada para guru agama agar dapat menjalankan tugas dengan nyaman tanpa adanya tekanan, termasuk saat menjalankan fungsi pembinaan dan pendisiplinan siswa," kata La Hamiku.

Selain memperjuangkan aspirasi guru, AGPAII juga diharapkan menjadi wadah peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi, termasuk penguasaan teknologi informasi agar guru PAI mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan.

Ketua PD AGPAII Kota Baubau periode 2026–2031, Drs. H. Masruhin, mengatakan kepengurusan yang baru akan segera melakukan konsolidasi internal serta menyusun program kerja organisasi sebagai langkah awal menjalankan amanah yang telah diberikan.

"Ini merupakan amanah yang harus kami emban. Setelah pelantikan ini kami akan menyusun program kerja demi keberlangsungan organisasi, melakukan advokasi terhadap aspirasi guru, sekaligus meningkatkan kualitas dan kompetensi para guru Pendidikan Agama Islam," ujarnya.

Dewan Pembina AGPAII Kota Baubau, Muh. Ahadyat Zamani, turut menyampaikan harapannya agar organisasi tersebut tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama, tetapi juga menjadi motor penguatan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan bagi generasi muda.

"Selamat kepada seluruh pengurus AGPAII Kota Baubau yang baru dilantik. Organisasi ini merupakan wadah strategis bagi guru agama. Selain mengajar di kelas, kami berharap para guru dapat terus berkontribusi dalam membangun karakter, keimanan, dan ketakwaan generasi penerus bangsa," katanya.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah sebagai forum penyusunan program organisasi selama lima tahun ke depan. Agenda tersebut kemudian ditutup dengan Pelatihan Pembelajaran Deep Learning yang menghadirkan narasumber berpengalaman sebagai upaya meningkatkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam di Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....