Apel ASN, Gubernur Sultra Tekankan Efisiensi Anggaran dan Prioritas Program

  • 30 Mar 2026 18:57 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menegaskan pentingnya efisiensi anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah, agar seluruh program pemerintah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sultra di Lapangan Kantor Gubernur, Senin 30 Maret 2026.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyusun program secara cermat, tepat sasaran, dan menghindari pemborosan anggaran.

Ia mengingatkan bahwa setiap penggunaan anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Pengelolaan anggaran harus tepat sasaran, tidak boleh ada pemborosan,” tegasnya.

Menurutnya, efisiensi menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, sekaligus memastikan anggaran mampu menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur juga menyoroti masih adanya alokasi anggaran yang belum optimal pada sejumlah OPD. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk lebih disiplin, transparan, dan bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, kebijakan pembangunan daerah diarahkan untuk menekan angka kemiskinan yang saat ini masih berada di kisaran 10 persen. Program pemerintah diharapkan mampu memberikan intervensi konkret dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Di sektor infrastruktur, pembangunan tetap dilaksanakan dengan orientasi pada penguatan ekonomi masyarakat, khususnya melalui peningkatan akses yang dapat mendorong aktivitas ekonomi warga.

Sementara pada sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan yang merata dan tidak membebani masyarakat. Pengelolaan anggaran, termasuk dana pendidikan dan jaminan kesehatan, harus dilakukan secara transparan dan tepat guna.

Gubernur juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong efisiensi belanja, termasuk pada perjalanan dinas dan kegiatan penunjang lainnya, agar anggaran dapat difokuskan pada sektor prioritas.

Di akhir arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari perencanaan, tetapi dari sejauh mana program tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Program harus berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....