Gerakan Pangan Murah Pemkab Buton Stabilkan Harga saat Ramadan
- 28 Feb 2026 21:28 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton - Pemerintah Kabupaten Buton menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Banabungi, Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan selama Ramadan 1447 Hijriah hingga Idulfitri.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, dan dihadiri unsur Forkopimda, antara lain Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, Dandim 1413 Buton Letkol Inf Arif Nofiyanto, Wakil Ketua DPRD Buton Hasni, Sekda Buton La Ode Syamsuddin, serta Kepala BPS Buton Zablin.
Sejumlah perusahaan dan perbankan turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Bupati Alvin menegaskan, GPM merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat di tengah dinamika harga bahan pokok selama Ramadan.
“Ini adalah bentuk diskon untuk masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya dalam meringankan beban ina-ina di Kabupaten Buton. Saya harap masyarakat berbelanja dengan aman dan tertib,” ujar Alvin.
Berdasarkan pemantauan Enumerator Dinas Ketahanan Pangan serta hasil operasi pasar bersama Forkopimda, terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti telur ayam ras dan bawang merah.
Sementara Indeks Pergerakan Harga (IPH) Kabupaten Buton per 23 Februari 2026 tercatat -0,80 untuk komoditas cabai dan minyak goreng. Secara umum, indeks perkembangan harga berada pada angka 0,8 persen dengan kondisi stok relatif tersedia, meski daya beli masyarakat mengalami penurunan.
Sebagai respons, Pemkab Buton melalui Dinas Ketahanan Pangan menggandeng berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog Cabang Baubau, Bank Sultra, Bank Indonesia, PT Wijaya Karya Bitumen, PT Putindo, Hypemart Baubau, PLTMBE Baubau, serta dukungan data dari BPS.
Dalam GPM tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar, antara lain beras SPHP 5 kilogram seharga Rp57.000 (harga pasar Rp62.000), gula pasir Rp15.000 per kilogram (harga pasar Rp18.000), minyak goreng Bimoli 2 liter Rp38.000 (harga pasar Rp46.000), telur ayam ras Rp55.000 per rak (harga pasar Rp62.000), terigu Rp9.000 per kilogram (harga pasar Rp12.000), dan bawang merah Rp30.000 per kilogram (harga pasar Rp45.000).
Total stok yang disiapkan meliputi 12 ton beras SPHP atau 2.400 karung, 500 kilogram gula, 500 bungkus minyak goreng 2 liter, 300 kilogram bawang merah, 500 rak telur ayam, serta 500 kilogram terigu.
Melalui intervensi ini, Pemkab Buton berharap stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi dengan harga terjangkau, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah menjaga daya beli dan ketahanan pangan di wilayahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....