Paripurna HUT Ke-12 Buton Tengah, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan

  • 23 Jul 2026 18:36 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Tengah - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 untuk menegaskan arah pembangunan daerah melalui Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Buton Tengah, Rabu 22 Juli 2026.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Buton Tengah, Mazuluddin, dan dihadiri Bupati Buton Tengah, Azhari, Wakil Bupati Muh. Adam Basan, unsur Forkopimda, pimpinan serta anggota DPRD, Plh. Sekda, kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, Ketua TP-PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur lainnya.

Dalam pidatonya, Bupati Azhari mengatakan HUT ke-12 menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen membangun Buton Tengah sebagai daerah yang sejahtera, religius, berbudaya, dan berdaya saing.

Azhari memaparkan sejumlah capaian strategis yang telah diraih pemerintah daerah. Salah satunya penetapan Buton Tengah sebagai satu dari 17 daerah percontohan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Indonesia.

"Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dijadwalkan dimulai dengan peletakan batu pertama pada Oktober 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp200 miliar,"kata Azhari.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan Kantor Bulog, pengembangan Fakultas Sains dan Teknologi Kemaritiman Universitas 19 November Kolaka Cabang Buton Tengah, penguatan program Sekolah Rakyat, serta mengupayakan alokasi Sekolah Garuda sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan dan ketahanan pangan.

Bupati Azhari menegaskan keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus terus diperkuat.

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah juga terus mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Program yang didorong meliputi pengembangan layanan penyeberangan Mawasangka-Talaga Kabaena, transmigrasi maritim, peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui transformasi RSUD menjadi BLUD, pengelolaan PDAM secara mandiri, revitalisasi aset pariwisata, hingga penyelesaian akses listrik di wilayah terpencil.

"Buton Tengah menuju Kota Pendidikan dan Kota Santri yang Bermanfaat serta Berdampak Global bukan sekadar slogan, tetapi fondasi pembangunan yang sedang kita wujudkan bersama,"tegas Azhari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....