Pasarkan Produk Klien Bapas Baubau Jajaki Kerja Sama dengan Bandara Betoambari

  • 24 Agt 2026 06:24 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Baubau terus mendorong kemandirian ekonomi klien pemasyarakatan melalui penguatan kerja sama dengan berbagai pihak.

Salah satunya dilakukan melalui koordinasi dengan Kepala Bandara Betoambari Baubau pada Kamis 20 Agustus 2026 untuk menjajaki kolaborasi dalam mempromosikan dan memasarkan produk kreatif serta olahan pangan khas daerah “Butonik” hasil karya mandiri klien pemasyarakatan.

Koordinasi tersebut menjadi langkah Bapas Baubau untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk yang dihasilkan melalui program pembimbingan kemandirian.

Bandara Betoambari dinilai memiliki potensi strategis sebagai ruang promosi produk lokal. Keberadaan penumpang dan wisatawan yang datang maupun meninggalkan Kota Baubau menjadi peluang untuk memperkenalkan produk Butonik kepada pasar yang lebih luas.

“Melalui peluang kolaborasi tersebut, produk hasil karya klien pemasyarakatan diharapkan tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan daya saing yang semakin baik,”ungkap Kabapas Baubau Mustar Taro.

Kabapas menjelaskan, pengembangan usaha Butonik juga menjadi bagian dari pembimbingan kemandirian yang dilakukan Bapas Kelas II Baubau. Program ini memberikan kesempatan kepada klien pemasyarakatan untuk mengembangkan keterampilan, membangun usaha, serta memperoleh sumber penghasilan yang legal dan berkelanjutan.

Mustar menilai kerja sama tersebut bukan sekadar berkaitan dengan pemasaran produk. Lebih jauh, kolaborasi ini menjadi upaya membuka kesempatan, membangun kepercayaan, dan memberikan ruang bagi klien pemasyarakatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan produktif di tengah masyarakat.

“Kedepan kita akan terus memperluas sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memperluas akses pemasaran dan membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan,”jelasnya.

Kabapas berharap langkah tersebut mampu mengubah hasil pembimbingan menjadi peluang usaha nyata sekaligus menjadi bekal bagi klien pemasyarakatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....