Pedagang Kambing di Baubau Keluhkan Penjualan Sepi jelang Iduladha

  • 20 Mei 2026 10:10 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang tinggal kurang dari 10 hari lagi, pedagang kambing di Kota Baubau mulai mengeluhkan minimnya pembeli hewan kurban.

Salah satunya Rudin, pemilik usaha penjualan kambing “Lulung Kambing” di kawasan Pos III, Kelurahan Tarafu. Ia mengaku penjualan kambing tahun ini jauh lebih sepi dibandingkan momentum Iduladha tahun lalu.

Hingga 10 hari menjelang lebaran, kambing yang berhasil terjual baru sekitar 20 ekor, sementara stok yang disiapkan mencapai 84 ekor.

“Sepi pembeli, lebaran sudah dekat tapi yang laku baru sedikit. Biasanya dekat lebaran lakunya sudah setengah dari yang saya stok,” ungkap Rudin, Senin 18 Mei 2026.

Menurut Rudin, harga kambing tahun ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya harga kambing paling murah berada di kisaran Rp2,5 juta per ekor, kini kambing layak kurban dijual mulai Rp2,8 juta hingga Rp5 juta untuk ukuran terbesar.

Rudin menduga kenaikan harga dipengaruhi oleh biaya dari daerah pemasok ternak.

“Harga itu masih bisa nego, seluruhnya layak kurban,” tandasnya.

Rudin juga memastikan seluruh kambing yang dijual telah dilengkapi sertifikat veteriner dari daerah asal sehingga aman dan sehat untuk dijadikan hewan kurban.

Kambing dagangannya didatangkan dari Flores dan Bonerate, Nusa Tenggara Timur, yang selama ini menjadi daerah pemasok ternak untuk wilayah Baubau dan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....