Peringati Hari Koperasi Nasional ke-79, Baubau Perkuat Koperasi Penggerak Ekonomi
- 26 Jul 2026 14:29 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau — Pemerintah Kota Baubau mendorong koperasi bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, modern, inovatif, dan berdaya saing. Koperasi juga diharapkan mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ekonomi rakyat dan mendukung pengendalian inflasi daerah.
Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, menyampaikan hal itu saat membuka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang dipusatkan di Kotamara Baubau, Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan mengusung tema 'Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.'
Hamsinah mengatakan koperasi harus kembali diteguhkan sebagai sokoguru perekonomian nasional dengan memperkuat ekonomi rakyat dan mewujudkan pertumbuhan yang inklusif serta berkeadilan. Prinsip koperasi sebagai usaha bersama berdasarkan semangat tolong-menolong dan asas kekeluargaan dinilai tetap relevan.
“Keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari keuntungan, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan seluruh anggotanya,” ujarnya.

Menurutnya, koperasi masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pemanfaatan sistem pembayaran modern, kecerdasan buatan, analisis data, dan platform digital.
"Transformasi tersebut diperlukan agar koperasi mampu memperluas pasar serta menjangkau generasi muda, petani, nelayan, pelaku UMKM, pekerja kreatif, hingga startup lokal," ujarnya.
Hamsinah juga mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Koperasi diharapkan mampu memperkuat akses pembiayaan, pemasaran produk lokal, serta menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Hamsinah menegaskan koperasi tidak boleh lagi dipandang sebagai organisasi yang lambat dan konvensional. “Negara hadir, pemerintah hadir, dan masyarakat membutuhkan koperasi yang kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Baubau, Suarmawati, mengatakan peringatan Hari Koperasi juga menjadi momentum memperkuat kontribusi koperasi terhadap perekonomian daerah. Salah satunya melalui pasar murah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
“Diharapkan koperasi semakin mampu mengambil peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan mendukung pengendalian inflasi melalui distribusi kebutuhan pokok yang lebih efisien,” kata Suarmawati.

Pasar murah menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok, di antaranya beras premium, beras SPHP Bulog, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan gula pasir. Komoditas tersebut dipilih dengan mempertimbangkan bahan pokok yang turut memberikan tekanan terhadap inflasi di Kota Baubau.
Selain pasar murah, kegiatan di Kotamara juga dirangkaikan dengan senam bersama, pelayanan cek kesehatan gratis dan donor darah bekerja sama dengan PMI dengan target 50 kantong darah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas melalui gerakan koperasi.
Suarmawati mengungkapkan saat ini terdapat 89 koperasi di Kota Baubau, namun yang masih aktif melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) baru 36 koperasi. Kondisi ini menjadi perhatian untuk terus meningkatkan tata kelola, profesionalisme, dan keaktifan koperasi.
Untuk KDKMP, kelembagaannya telah terbentuk di 43 kelurahan, sementara enam koperasi di antaranya telah memiliki bangunan yang terbangun. Pemerintah daerah bersama pengurus koperasi diharapkan terus memperkuat pembinaan dan pendampingan agar koperasi semakin berkembang.
Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 juga semakin meriah dengan diumumkannya tiga Koperasi terbaik dan menerima penghargaan dari Pemkot Baubau. Masing-masing Juara ketiga Koperasi Kaya Molagi Bersama, Juara kedua KPRI Tirta Raya SMPN 5 Baubau, dan juara pertama Koperasi Mitra Kita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....