GPM Digelar Tiga Hari, Pemprov Intervensi Inflasi Baubau
- 22 Mei 2026 09:48 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Baubau sebagai langkah intervensi menekan inflasi dan menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.
Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra, Aristos, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan setelah rilis terbaru menunjukkan Kota Baubau menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di Sultra, mencapai sekitar 4,08 persen.
“Atas instruksi Pak Gubernur, kami melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah supaya pemerintah bisa menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di Kota Baubau,” ujarnya di Lapangan Lembah Hijau Baubau, Kamis, 21 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan dijual kepada masyarakat, di antaranya beras SPHP sebanyak 5 ton, beras premium 2 ton, bawang merah, bawang putih, serta minyak goreng termasuk Minyakita yang saat ini cukup langka di pasaran.
Aristos menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Baubau direncanakan berlangsung selama tiga hari. Mulai Kamis 21 Mei hingga Sabtu 23 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
Aristos menambahkan, penanganan inflasi di Kota Baubau telah dilakukan secara bersama-sama melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Baubau.
“Untuk penanganan inflasi di Kota Baubau ini sudah dikeroyok oleh beberapa OPD, dan hari ini kami melanjutkan upaya tersebut,” katanya.
Terkait pembelian bahan pangan, Aristos menyebut tidak ada persyaratan khusus bagi masyarakat. Namun, untuk beberapa komoditas seperti beras SPHP kemungkinan akan diberlakukan pembatasan jumlah pembelian agar distribusi bisa merata.
“Kalau persyaratan tidak ada, semua masyarakat bisa membeli. Hanya mungkin nanti ada pembatasan supaya masyarakat bisa berbagi rata,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....