GPM di Batuatas, Pemkab Buton Selatan Jaga Daya Beli Warga Kepulauan

  • 27 Mei 2026 08:59 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton Selatan - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) memprioritaskan wilayah kepulauan dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Program yang dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan itu kembali digelar di Kecamatan Batuatas, Sabtu, 23 Mei 2026, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Siompu, Siompu Barat, dan Kadatua.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton Selatan, La Ode Muhammad Idris, mengatakan pelaksanaan GPM dilakukan atas arahan Bupati Buton Selatan untuk menjaga stabilitas harga, terutama di wilayah kepulauan yang mengalami kenaikan harga bahan pokok cukup signifikan.

“Bapak Bupati meminta agar langkah pengendalian inflasi segera dilakukan, terutama menjelang Iduladha. Wilayah kepulauan menjadi prioritas karena harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan cukup signifikan,” ujar Idris.

Muhammad Idris menjelaskan, harga beras di Kecamatan Batuatas sebelumnya mencapai Rp72 ribu per 5 kilogram. Melalui program tersebut, pemerintah menjual beras dengan harga Rp58 ribu per 5 kilogram agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

Selain beras, pemerintah daerah juga menyediakan minyak goreng kemasan Minyakita dengan harga Rp16 ribu per liter.

Dalam pelaksanaan GPM di Batuatas, Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan sekitar 5 ton beras atau sebanyak 1.000 sak dan 312 liter minyak goreng.

Untuk memastikan distribusi berjalan merata, pemerintah daerah bersama pihak kecamatan dan pemerintah desa membagi kuota bagi tujuh desa di Kecamatan Batuatas.

Masing-masing desa memperoleh alokasi awal sebanyak 100 sak beras, sedangkan sisa stok dijual secara terbuka kepada masyarakat.

Menurut Idris, skema tersebut diterapkan agar distribusi pangan murah dapat menjangkau masyarakat secara adil dan merata.

Pemkab Buton Selatan menegaskan Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat saat terjadi gejolak harga di pasaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....