OJK Edukasi Warga Buton Waspada Investasi Ilegal
- 09 Apr 2026 15:41 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton - Pemerintah Kabupaten Buton mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menggelar edukasi keuangan di daerah, sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus menangkal maraknya investasi ilegal.
Bupati Buton melalui Sekretaris Daerah, La Ode Syamsudin, menyampaikan apresiasi tersebut saat kegiatan Edukasi Keuangan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu 8 April2026. Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari lurah, pelajar, hingga perbankan di wilayah Pasarwajo.
Sekda menegaskan, fenomena investasi ilegal yang kian marak telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, edukasi langsung dari OJK dinilai penting untuk meningkatkan literasi masyarakat, tidak hanya terkait sektor jasa keuangan dan perbankan, tetapi juga dalam mengenali dan mencegah praktik penipuan atau scam.
“Mari kita ikuti dengan seksama kegiatan ini. Jarang-jarang OJK turun langsung ke daerah. Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi finansial, termasuk bagi pelajar dan tenaga pendidik, tidak hanya literasi digital tetapi juga moral dan akhlak,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, menjelaskan bahwa edukasi keuangan terus digencarkan di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat umum, akademisi, pemerintah daerah hingga pelaku UMKM.
Ia mengungkapkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), masih terdapat kesenjangan sekitar 14,05 persen antara tingkat penggunaan dan pemahaman masyarakat terhadap produk jasa keuangan.
“Artinya banyak masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum sepenuhnya memahami produk tersebut,” jelasnya.
Indra juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal dengan memahami prinsip “2L”, yakni Legal dan Logis.
Legal berarti produk atau lembaga telah berizin dan diawasi regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, maupun Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.
Sedangkan logis, masyarakat diminta mencermati imbal hasil yang ditawarkan agar tidak mudah tergiur keuntungan tidak masuk akal.
Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta, termasuk perwakilan perbankan seperti Bank Sultra dan Bank Bahteramas.
Edukasi ini diharapkan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko keuangan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan yang aman dan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....