Perdana, Pelabuhan Baubau jadi Titik Awal Ekspor

  • 28 Jan 2026 17:36 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Kepulauan Buton menorehkan sejarah baru dalam pembangunan ekonomi daerah. Untuk pertama kalinya, ekspor komoditas perikanan resmi dilepas langsung dari Pelabuhan Murhum Baubau menuju Tiongkok, pada Rabu 28 Januari 2026.

Ekspor perdana ini dilaunching Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Pejabat Pemkab Buton Selatan, Pemkab Buton, instansi terkait bersama PT Triko Bina Nusantara. Komoditas yang diekspor berasal dari sektor perikanan, yakni ubur-ubur.

Pada tahap awal, PT Triko Bina Nusantara mengekspor 15 ton ubur-ubur. Nilai ekspor tersebut mencapai Rp300 juta dan akan terus ditingkatkan seiring tingginya permintaan pasar internasional.

Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyebut ekspor perdana ini merupakan hasil proses panjang. Ia menegaskan nilai ekspor menjadi salah satu indikator penting peningkatan Dana Transfer Daerah dari pusat.

Menurut Hugua, selama ini banyak komoditas Sultra diekspor melalui daerah lain. Akibatnya, pencatatan dan manfaat ekonomi tidak sepenuhnya dinikmati Sultra.

Hugua mengibaratkan fenomena tersebut seperti "telur mata sapi", di mana ayam yang bertelur namun sapi yang mendapat nama. "Kami ingin mengembalikan praktik ekspor langsung dari Sulawesi Tenggara," ujar Hugua yang juga Ketua Percepatan Ekspor Sultra.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemprov Sultra telah menggelar serangkaian pertemuan lintas daerah. Konsolidasi melibatkan Kadin, asosiasi eksportir, Bea Cukai, Pelindo, karantina, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Upaya bersama tersebut berdampak signifikan pada peningkatan kinerja ekspor Sultra. Hingga akhir 2025, capaian ekspor daerah ini mendapat apresiasi nasional.

Bea Cukai Kendari meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Penghargaan diberikan sebagai Agen Fasilitas Kepabeanan Terbaik kategori ekspor perdana dengan nilai devisa tertinggi se-Indonesia tahun 2025.

Mewakili Bea Cukai Kendari, Kepala KPP Pratama Baubau, Amrih, menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sultra. Ia menyebut penghargaan ini menjadi pencapaian nasional pertama bagi Bea Cukai di Sultra.

PT Triko Bina Nusantara juga mengapresiasi dukungan penuh Pemprov Sultra di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur ASR–Hugua. Dukungan tersebut dinilai krusial hingga ekspor bisa direalisasikan dari daerah sendiri.

Pelepasan ekspor perdana ini diharapkan menjadi pemantik bagi pelaku usaha lainnya. Sultra diyakini mampu menjadi pemain penting dalam rantai ekspor nasional berbasis potensi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....