OMI Sultra 2026 Diikuti 535 Peserta Madrasah

  • 06 Okt 2026 20:37 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Sebanyak 535 peserta dari berbagai madrasah di Sulawesi Tenggara mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026.

Kompetisi akademik tersebut dipusatkan di tujuh zona titik lokasi (tilok). Kegiatan resmi dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, di Tilok 1, Pelataran MTsN 1 Kendari, Senin 5 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Mansur menegaskan OMI bukan sekadar ajang mencari siswa dengan kemampuan akademik terbaik. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.

OMI 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi, Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

Menurut Mansur, tema tersebut menggambarkan arah pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan. Pendidikan juga harus membangun karakter dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.

Mansur menilai pendidikan tidak cukup hanya mengajarkan apa yang harus diketahui peserta didik. Pendidikan harus melatih kemampuan berpikir, bertanya, menganalisis, memecahkan masalah, serta menggunakan ilmu pengetahuan untuk menghadirkan kemaslahatan.

Pesan tersebut dinilai semakin penting di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat. Perkembangan teknologi, disrupsi digital, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta arus informasi tanpa batas menuntut generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi dan berinovasi.

“Dunia yang akan dihadapi anak-anak kita bukanlah dunia yang sederhana. Dunia berubah sangat cepat. Teknologi mengalami disrupsi, Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan berkembang sangat cepat, dan informasi datang tanpa batas,” ujar Mansur.

Kepada seluruh peserta OMI, Mansur berpesan agar kemenangan dan medali tidak dijadikan satu-satunya tujuan dalam mengikuti kompetisi.

Mansur meminta peserta berani menghadapi tantangan dan tidak minder ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki kemampuan tinggi. Kompetisi, kata dia, harus menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menaklukkan keterbatasan diri.

“Jangan takut pada soal yang sulit. Jangan minder menghadapi lawan yang hebat. Jangan datang ke olimpiade hanya untuk mencari kemenangan. Datanglah untuk menguji kemampuan, memperluas pengalaman, dan menaklukkan keterbatasan diri sendiri,” pesannya.

Mansur mengatakan kemenangan sejati bukan hanya ketika peserta memperoleh medali. Kemenangan juga tercermin ketika peserta pulang dengan kemampuan yang lebih baik dibandingkan saat mengikuti kompetisi.

“Hari ini kalian datang membawa nama madrasah masing-masing. Besok mungkin kalian akan membawa nama Sulawesi Tenggara. Dan suatu hari nanti, kami berharap kalian membawa nama Indonesia ke pentas dunia,” tuturnya.

Mansur juga mengajak seluruh insan madrasah menjadikan OMI sebagai bagian dari gerakan membangun ekosistem pendidikan yang unggul dan adaptif terhadap perubahan.

Mansur mendorong madrasah menjadi “Laboratorium Prestasi”, yakni ruang yang memberikan kesempatan luas kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi, mengasah kreativitas, membangun karakter, dan melahirkan inovasi.

“Kita ingin anak-anak madrasah Sulawesi Tenggara bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi kelak mampu menjadi pencipta teknologi dan pelaku perubahan,” tegasnya.

Mansur berharap seluruh rangkaian OMI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara berjalan lancar dan sukses. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan kualitas pendidikan madrasah di Sulawesi Tenggara.

Mansur juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik selama kompetisi.

“Selamat berkompetisi. Selamat berprestasi. Junjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik, dan buktikan bahwa anak-anak madrasah Sulawesi Tenggara siap menjadi generasi unggul, mandiri, dan mendunia,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....