Maulid Nabi Perkuat Akhlak dan Persatuan Umat
- 10 Sep 2026 15:30 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Kakanwil Kemenag Sultra), H. Mansur, menegaskan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum memperkuat energi moral, menggerakkan akhlak, serta menjaga persatuan dan kebersamaan umat.
Pesan itu disampaikan saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Pondok Pesantren Al Ikhlas Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sabtu 5 September 2026.
Mansur mengatakan kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup diwujudkan melalui peringatan dan lantunan selawat. Menurutnya, nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan menjadi energi moral bagi umat untuk menguatkan kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Mansur juga menekankan Maulid menjadi penggerak pembentukan akhlak, terutama bagi para santri. Generasi muda didorong menjadi pribadi yang cerdas, berilmu, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Menurut Mansur, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan karakter yang kuat agar melahirkan generasi berintegritas.
“Teknologi boleh semakin pintar, tetapi manusia tidak boleh kehilangan akhlak,” tegasnya.
Selain itu, Maulid Nabi dinilai sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan. Kecintaan kepada Rasulullah SAW, kata dia, harus melahirkan sikap saling menghormati, menghadirkan kesejukan, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Mansur berharap peringatan Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia mengajak seluruh umat menjadikannya titik tolak perubahan dengan menghadirkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan pribadi, lingkungan pesantren, masyarakat, bangsa, dan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....