Warga Bukit Memory Peringati Maulid Nabi, Dua Male Hiasi Masjid

  • 26 Agt 2026 08:18 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Warga Perumahan Bukit Memory, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, Selasa, 26 Agustus 2026 malam. Peringatan yang digelar di Masjid Jabal Lam tersebut mengusung tema 'Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Bekal Pribadi yang Unggul'.

Meski baru perdana dilaksanakan , peringatan Maulid berlangsung khidmat dan penuh antusias warga serta dihadiri developer perumahan. Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika masyarakat dari setiap rumah membawa panganan masing-masing untuk disantap bersama di masjid.

Dua pohon telur (male) turut menghiasi masjid, menjadi ciri khas setiap peringatan Maulid. Uniknya, telur male tersebut tidak diperebutkan, melainkan dibagikan satu per satu kepada anak-anak untuk menjaga ketertiban dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Warga Perumahan Bukit Memory, Kota Baubau, Selasa, 26 Agustus 2026 malam. (Foto: BM)

Ketua Pembangunan Masjid Jabal Lam, Ujang Sanubari mengatakan, Maulid Nabi menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagaimana cara kita selalu meningkatkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan-kebiasaan yang Rasulullah lakukan perlu kita pelajari, sehingga dari kebiasaan itu bisa membentuk akhlak dan sifat kita untuk menghadapi kehidupan ke depan,” kata Ujang.

Ujang berharap nilai-nilai yang terkandung dalam keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya dipahami saat peringatan Maulid, tetapi menjadi bagian dari perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Warga Perumahan Bukit Memory, Kota Baubau, Selasa, 26 Agustus 2026 malam. (Foto: BM)

Pembawa hikmah Maulid, La Ode Ridwan, S.Pd.I mengatakan, peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti pada kegiatan berkumpul dan makan bersama, tetapi menjadi momentum untuk meneladani sifat Rasulullah SAW.

“Jangan sampai kita hanya datang, berkumpul, makan-makan, kemudian pulang. Tetapi yang perlu kita tegarkan dari setiap perayaan Maulid adalah bagaimana sifat-sifat kekeluargaan yang ada pada Rasulullah bisa kita terapkan dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Warga Perumahan Bukit Memory, Kota Baubau, Selasa, 26 Agustus 2026 malam. (Foto: BM)

Menurutnya, Rasulullah SAW telah memberikan contoh dalam membangun hubungan kekeluargaan, kepedulian dan kebersamaan. Nilai tersebut dinilai penting untuk terus dihidupkan di tengah masyarakat, termasuk melalui momentum Maulid Nabi.

Kebersamaan warga dalam peringatan Maulid di Masjid Jabal Lam menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi sekaligus memperkuat silaturahmi. Lebih dari itu, peringatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai bekal membangun pribadi dan lingkungan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....