DP3AKB Baubau: Keluarga Kunci Cegah Child Grooming pada Anak
- 28 Jul 2026 06:45 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Baubau mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah child grooming, salah satu bentuk kekerasan terhadap anak yang semakin marak terjadi di era digital.
Kepala DP3A-KB Kota Baubau, Abdul Rahman, mengatakan perlindungan anak harus dilakukan secara bersama-sama melalui lingkungan keluarga, sekolah, ruang publik, dan ruang digital. Menurutnya, keluarga menjadi benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman.
"Pelaku memanfaatkan berbagai cara untuk mendapatkan kepercayaan anak, mulai dari memberikan perhatian, hadiah hingga memenuhi keinginan korban. Karena itu, kewaspadaan keluarga menjadi kunci utama pencegahan," ujarnya pada dialog bersama RRI Baubau 23 Juli 2026.
Abdul Rahman menjelaskan, pelaku child grooming umumnya membangun kedekatan emosional dengan anak sebelum melakukan eksploitasi. Anak yang kurang mendapatkan perhatian dan komunikasi yang baik dari keluarga dinilai lebih rentan menjadi sasaran.
Sebagai langkah pencegahan, DP3A-KB Kota Baubau terus menggelar pelatihan parenting berbasis keluarga, membentuk Forum Anak di sekolah, serta mengampanyekan sekolah bebas kekerasan dan perundungan (zero bullying). Pemerintah daerah juga menyediakan layanan pendampingan melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), mulai dari pendampingan hukum, layanan psikologis hingga Rumah Aman bagi korban.
Konselor Psikolog UPTD PPA Kota Baubau, Wa Ode Risnawati Kamsar, S.Psi., mengatakan korban child grooming sering tidak menyadari dirinya sedang dimanipulasi karena pelaku membangun hubungan yang tampak seperti perhatian atau kasih sayang.
"Korban dapat mengalami perubahan perilaku, menarik diri dari lingkungan, trauma, kehilangan rasa percaya diri hingga depresi apabila tidak segera mendapatkan pendampingan," jelasnya.
Wa Ode mengimbau orang tua untuk aktif mengawasi aktivitas digital anak serta membangun komunikasi yang hangat agar anak merasa nyaman bercerita ketika menghadapi masalah.
Masyarakat yang menemukan atau menduga adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat melaporkannya melalui Hotline UPTD PPA Kota Baubau di nomor 0823-4568-8822 untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....