Iduladha di Masjid Jabal Lam Jadi Momen Kebersamaan Warga Bukit Memori
- 28 Mei 2026 08:41 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Jabal Lam, Perumahan Bukit Memori, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Rabu, 27 Mei 2026.
Meski pembangunan masjid belum rampung sepenuhnya, antusiasme warga untuk melaksanakan salat berjamaah tetap tinggi hingga jamaah memadati bagian dalam masjid sampai area teras.
Masjid Jabal Lam sendiri baru mulai digunakan pada awal Ramadan 1447 Hijriah lalu. Sejak itu, masyarakat setempat terus bergotong royong menyelesaikan bagian-bagian masjid agar dapat digunakan untuk kegiatan ibadah bersama.
Menjelang pelaksanaan salat Iduladha, warga secara swadaya membersihkan area masjid dan menyemen lantai teras agar dapat ditempati jamaah. Semangat kebersamaan tersebut menjadi gambaran kuatnya kepedulian masyarakat dalam membangun rumah ibadah di lingkungan mereka.
Pelaksanaan salat Iduladha dipimpin Imam Ustaz Candra, sementara khutbah disampaikan L.M Andyra An-Jai’z. Dalam khutbahnya, khatib mengingatkan pentingnya membangun keluarga yang dekat dengan Allah sebagai pondasi keselamatan umat.
“Dan manusia hari ini bukanlah kurangnya harta, bukanlah kurangnya dunia, tetapi jauhnya hati dari Allah. Keluarga Nabi Ibrahim AS bukan keluarga yang paling kaya, bukan pula keluarga tanpa ujian, namun Allah mengabadikan kemuliaan mereka karena iman, pengorbanan, kesabaran, penjagaan moral, dan perjuangan dakwah mereka,” ujar khatib di hadapan jamaah.

Khatib menegskan, perbaikan umat harus dimulai dari lingkungan keluarga dengan menghidupkan salat, Al-Qur’an, serta pendidikan iman dan akhlak kepada anak-anak.
“Hidupkan salat dan Al-Qur’an, hidupkan anak-anak dengan iman dan akhlak, jaga amanah dan kehormatan, serta tanamkan semangat dakwah dan persaudaraan di tengah keluarga kita,” katanya.
Di bagian akhir khutbah, LM Andyra juga mengajak jamaah menjadikan Iduladha sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
“Bisa jadi hari ini adalah Iduladha terakhir dalam hidup kita. Maka jangan pulang dari tempat ini dengan hati yang sama. Pulanglah dengan jiwa yang lebih dekat kepada Allah dan tekad memperbaiki keluarga kita,” tuturnya.
Khutbah kemudian ditutup dengan doa untuk keselamatan umat, bangsa, dan keluarga kaum muslimin agar senantiasa dijaga dalam keimanan, kasih sayang, serta persatuan.
Selain pelaksanaan salat Iduladha, juga dilaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi yang dari salah satu keluarga setempat. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat di lingkungan perumahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....