Bapas Baubau Siapkan Sekolah Binaan, Perkuat Pembinaan Anak
- 27 Jun 2026 15:27 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau terus memperkuat perannya dalam upaya pencegahan anak berhadapan dengan hukum. Salah satunya dengan menggagas pembentukan Sekolah Binaan Pemasyarakatan sebagai langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari risiko tindak pidana.
Kepala Bapas Kelas II Baubau, Mustar Taro, mengatakan selama ini Bapas tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan yang telah bebas, tetapi juga berupaya melakukan pencegahan sejak dini agar masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, tidak terjerumus dalam permasalahan hukum.
Menurutnya, meningkatnya kasus yang melibatkan anak, baik sebagai pelaku maupun korban tindak pidana, menjadi perhatian serius yang membutuhkan penanganan secara bersama-sama.
"Penanganan persoalan anak tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dengan lembaga pendidikan, agar upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak," ujar Mustar Taro, Jumat 26 Juni 2026.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bapas Baubau menggagas pembentukan Sekolah Binaan Pemasyarakatan, sebuah program pembinaan yang dirancang untuk memberikan pendampingan secara terstruktur kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan hidup (life skills) serta pembinaan karakter sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Mustar Taro menjelaskan, sekolah binaan tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan yang mampu membantu anak memperbaiki diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan mereka agar dapat kembali berperan positif di tengah masyarakat tanpa mengalami stigma sosial.
Kabapas berharap program tersebut mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, khususnya dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga upaya pencegahan anak berhadapan dengan hukum dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi lintas sektor, Bapas Baubau optimistis dapat menciptakan sistem pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah hukum, tetapi juga pada perlindungan, pendidikan, dan masa depan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....