Kakanwil Kemenag Sultra Luncurkan Ekoteologi di MIN 1 Kendari

  • 04 Jun 2026 13:41 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Kendari - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mansur, meluncurkan program Ekoteologi di MIN 1 Kendari, Rabu, 3 Juni 2026. Peluncuran ditandai dengan penanaman budidaya tanaman pangan sebagai bagian dari penguatan kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan di lingkungan madrasah.

Mansur dalam sambutannya mengapresiasi berbagai inovasi lingkungan yang telah dikembangkan MIN 1 Kendari, mulai dari pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman hingga perikanan yang melibatkan guru dan peserta didik.

Menurutnya, keterlibatan seluruh warga madrasah menunjukkan bahwa kesadaran menjaga lingkungan telah tumbuh dari tingkat paling dasar dan perlu terus diperkuat menjadi gerakan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan program lingkungan tidak hanya diukur dari banyaknya tanaman yang ditanam, tetapi dari kesadaran untuk merawat dan memeliharanya. Dibutuhkan gerakan moral yang lahir dari hati nurani agar semua yang sudah dibangun dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat,” ujar Mansur.

Mansur menegaskan, menjaga lingkungan bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari tanggung jawab keagamaan. Karena itu, komitmen spiritual perlu dibangun agar kepedulian terhadap lingkungan tidak bergantung pada pengawasan guru atau kepala madrasah.

“Merawat tanaman, menjaga kebersihan, dan mengelola lingkungan harus menjadi bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral setiap warga madrasah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Mansur juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari pembentukan akhlak dan karakter peserta didik. Kakanwil mengapresiasi kondisi lingkungan MIN 1 Kendari yang dinilai bersih dan tertata, serta berharap budaya tersebut terus dipertahankan.

Di akhir sambutannya, Mansur mengajak seluruh warga madrasah menjadikan gerakan 'Satu Siswa Satu Tanaman' dan 'Satu Guru Satu Pohon' sebagai budaya yang hidup dalam keseharian, bukan sekadar slogan.

“Jika kesadaran baru, gerakan moral, dan komitmen spiritual ini terus kita jaga, maka madrasah akan semakin dicintai masyarakat dan menjadi contoh dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....