IPARI Sultra Perkuat Moderasi dan Gerakan Ekoteologi Masyarakat

  • 26 Mei 2026 18:25 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Mansur, menghadiri peringatan Hari Lahir ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) di halaman Masjid Jabal Nur dan Gereja Oikumene, Kelurahan Baruga, Kota Kendari, Senin, 25 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Merawat Indonesia melalui Gerakan Spiritual, Literasi dan Ekoteologi” itu dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kendari, pengurus IPARI Sultra, tokoh lintas agama, penyuluh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Mansur mengapresiasi semangat kolaborasi lintas agama yang dibangun IPARI melalui gerakan moderasi beragama dan ekoteologi di tengah masyarakat.

Menurutnya, ekoteologi tidak hanya dimaknai sebagai gerakan menanam pohon, tetapi juga perubahan perilaku dalam menjaga lingkungan sehari-hari.

Mansur menegaskan, menjaga kebersihan rumah, lingkungan kerja, hingga rumah ibadah merupakan bentuk sederhana penerapan nilai ekoteologi dalam kehidupan masyarakat.

Mansur mengatakan, kecerdasan ekologi perlu menjadi bagian penting dalam kehidupan beragama. Sebab, kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini dinilai tidak terlepas dari rendahnya kesadaran masyarakat menjaga alam.

Selain isu lingkungan, Kakanwil Kemenag Sultra juga menyoroti maraknya penyebaran hoaks, post-truth, dan deepfake di media sosial. Kakanwil Kemenag Sultra meminta para penyuluh agama aktif menghadirkan konten edukatif yang menyejukkan dan memperkuat moderasi beragama.

Menurutnya, penyuluh agama harus menjadi garda terdepan dalam menangkal informasi menyesatkan di ruang digital dan lebih aktif hadir di tengah masyarakat melalui media sosial.

Pada kesempatan itu, Mansur turut mengajak seluruh pengurus IPARI dan masyarakat memperkuat semangat moderasi beragama di Kelurahan Baruga yang telah dicanangkan sebagai Kampung Moderasi Beragama Kota Kendari.

Kakanwil Kemenag Sultra berharap kawasan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kerukunan, toleransi, serta kolaborasi lintas agama di Sulawesi Tenggara.

Di akhir sambutannya, Kakanwil Kemenag Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memperkuat nasionalisme, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan sosial masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....