Pembelajaran Mendalam Dorong Siswa Berpikir Kritis

  • 25 Apr 2026 22:04 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Pembelajaran mendalam atau deep learning dalam konteks pendidikan kini menjadi pendekatan yang semakin banyak diterapkan di berbagai institusi. Metode ini menekankan pemahaman konsep secara menyeluruh, bukan sekadar menghafal materi.

Dengan pendekatan tersebut, siswa didorong untuk berpikir kritis, analitis, serta mampu mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Melansir dari akun instagram kemendikdasmen, Sabtu 25 April 2026, generasi saat ini membutuhkan pembelajaran yang mampu menumbuhkan pemahaman mendalam, melatih berpikir kritis, serta membentuk murid yang siap menghadapi perubahan zaman.

Pembelajaran mendalam memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan kreativitas dan melibatkan murid secara aktif sehingga menumbuhkan kesadaran belajar, motivasi intrinsik, dan kemandirian murid dalam mengembangkan strategi belajar. Berikut tiga prinsip pembelajaran mendalam yang menjadi landasan praktis di kelas, yaitu:

1. Berkesadaran artinya memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi.

2. Bermakna artinya menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.

3. Menggembirakan artinya suasana belajar yang positif, menyenangkan, menantang dan memotivasi.

Pembelajaran mendalam diharapkan dapat menjadi fondasi utama dalam sistem pendidikan. Dengan menekankan pemahaman yang kuat dan kemampuan berpikir kritis, generasi muda Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan serta memanfaatkan peluang di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....