Minyak Merah, Pilihan Sehat Masa Kini
- 31 Mar 2026 16:18 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Minyak makan merah kini semakin populer sebagai alternatif minyak goreng yang lebih sehat di tengah masyarakat. Berbeda dengan minyak goreng pada umumnya, minyak ini memiliki warna merah alami yang berasal dari kandungan nutrisi penting yang masih terjaga.
Melansir dari kop.go.id, Selasa 31 Maret 2026, Produk ini sudah mendapatkan sertifikasi SNI, yakni SNI 9098:2022. Minyak makan merah juga sudah mendapatkan izin edar pangan olahan dari BPOM RI MD 220219000100074, dan sertifikasi halal ID0010007960620823. Berikut beberapa fungsi dari minyak makan merah:
| Baca juga: Tren Gula Aren, Ketahui Risiko bagi Tubuh |
1. Bahan makanan. Minyak makan merah dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan makanan yang multifungsi, dari mulai menggoreng hingga konsumsi langsung sebagai minyak makan.
2. Bahan kosmetik. Kandungan fitonutrien minyak makan merah, terutama vitamin E dapat dimanfaatkan sebagai bahan aktif kosmesetikal yang dapat mencegah penuaan dini dan bahan farmasi pencegah penyakit degenerative.
| Baca juga: Kepala Kemenag Muna Buka LDK Siswa MTsN |
3. Memiliki gizi anti stunting. Kandungan fitonutrien dan komposisi asam lemak minyak makan merah menjadikannya produk fungsional yang strategis sebagai salah satu upaya pengentasan stunting di Indonesia. Setiap saji (15 gram) mengandung 3150 mcg pro-vitamin A yang setara dengan 875 IU Vitamin A.
4. Memiliki produk turunan bernilai ekonomi tinggi. Turunan dari minyak makan merah adalah bisa digunakan sebagai suplemen dan emulsi anti stunting, red strearin oil (CPO IV rendah), sabun (flanky soap), kosmetik dan skincare, pakan ternak (margot), pupuk fross.
Tak hanya itu, minyak makan merah juga mengandung vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan ini membantu melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis.
Dari sisi pengolahan, minyak makan merah diproduksi dengan proses yang lebih sederhana dan minim bahan kimia. Hal ini membuat kandungan gizinya tetap terjaga dibandingkan minyak goreng biasa yang telah melalui proses pemurnian panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....