Empat FKTP di Baubau Terima Penghargaan BPJS Kesehatan

  • 18 Feb 2026 15:57 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - BPJS Kesehatan Cabang Baubau memberikan apresiasi kepada empat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atas komitmennya dalam implementasi digitalisasi layanan, khususnya integrasi P-Care, antrean online, dan implementasi I-Care. Keempat FKTP tersebut yakni Puskesmas Katobengke, Puskesmas Wajo, Klinik Medika Baubau, serta Puskesmas Bataraguru.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau yang baru, Sarman Palipadang, kepada masing-masing kepala puskesmas dan pimpinan klinik. Penyerahan penghargaan turut disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Frederik Tangke Allo disela-sela kegiatan Monioring dan Evaluasi Digitalisasi Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Baubau, Rabu 18 Februari 2026.

Keempat FKTP dinilai layak menerima penghargaan karena memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya capaian antrean online di atas target, capaian Mobile JKN (MJKN) di atas 30 persen, bridging I-Care yang telah berjalan, pemanfaatan I-Care secara aktif, serta termasuk dalam prioritas FKTP dengan kunjungan peserta yang tinggi.

Sarman Palipadang mengapresiasi seluruh fasilitas kesehatan di Kota Baubau atas pemanfaatan digitalisasi layanan. Meski belum seluruh fasilitas kesehatan mengoptimalkan layanan digital, pihaknya terus mendorong agar seluruh faskes memaksimalkan digitalisasi demi memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Apresiasi ini diberikan oleh Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga (KBI) BPJS Kesehatan karena telah berhasil menjalankan digitalisasi dalam program BPJS Kesehatan,” ungkap Sarman.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong optimalisasi digitalisasi layanan di seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Baubau, mulai dari penggunaan Mobile JKN hingga I-Care. Melalui layanan digital tersebut, peserta dapat mengakses berbagai kemudahan seperti pendaftaran antrean online, pengecekan status kepesertaan, hingga riwayat medis satu tahun terakhir.

Perwakilan Klinik Medika Baubau menyampaikan bahwa pihaknya telah tiga kali berturut-turut menerima penghargaan serupa. Menurutnya, aplikasi Mobile JKN sangat membantu dalam mengontrol riwayat pasien hingga pencatatan obat-obatan saat kunjungan.

“Kunjungan di klinik kami sudah menggunakan aplikasi Mobile JKN. Sejak 2005 kami telah menggunakannya,” jelasnya.

Dengan jumlah sekitar 7.000 peserta JKN terdaftar, Klinik Medika Baubau mengakui penggunaan Mobile JKN di tengah masyarakat terbilang masif, terutama untuk kemudahan pendaftaran layanan secara online.

Digitalisasi layanan kesehatan ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan pengalaman yang lebih cepat, mudah, dan transparan bagi seluruh peserta JKN di Kota Baubau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....