Pemkot Baubau Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi
- 28 Sep 2026 16:19 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Pemerintah Kota Baubau memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi umum/konvensional dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) agar mampu mengelola kelembagaan, keuangan dan usaha secara profesional, transparan serta berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, mengatakan penguatan SDM menjadi bagian penting dalam membangun koperasi yang kuat, modern dan berdaya saing. Menurutnya, koperasi harus tumbuh dari masyarakat, dikelola oleh warga dan manfaatnya kembali dirasakan masyarakat.
“Koperasi bukan hanya sekadar tempat berkumpulnya masyarakat dalam kegiatan ekonomi, tetapi juga wadah gotong royong yang menghidupkan semangat kebersamaan dan kemandirian,” kata La Ode Darus Salam saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Umum/Konvensional dan KKMP di Gedung PLUT, Senin, 28 September 2026.
Sekda menyebutkan salah satu tantangan koperasi selama ini adalah kemampuan pengelolaan yang masih perlu diperkuat, terutama dalam administrasi, keuangan dan pengembangan usaha. Karena itu, peserta didorong memahami prinsip dasar perkoperasian, menyusun rencana usaha berorientasi pasar, serta menerapkan pengelolaan keuangan secara transparan.

Pemkot Baubau, lanjut Sekda, juga terus memfasilitasi pengembangan koperasi melalui pendampingan pembentukan dan legalitas, pelatihan pengurus dan pengawas, akses permodalan ke perbankan maupun lembaga pembiayaan, hingga pengembangan usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan.
“Koperasi harus mampu membuka lapangan kerja, menekan harga kebutuhan pokok, serta menjadi wadah bagi pelaku UMKM di kelurahan untuk berkembang bersama,” ujarnya.
Pelatihan tersebut berlangsung pada 28–30 September 2026 di Aula PLUT Kota Baubau. Kegiatan diikuti 86 peserta yang terbagi dalam 43 pengurus KKMP dan 43 pengurus koperasi umum/konvensional.
La Ode Darus Salam berharap pelatihan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi diterapkan dalam pengelolaan koperasi masing-masing, terutama melalui budaya tertib administrasi, kejujuran dalam laporan keuangan dan inovasi dalam mencari peluang usaha.
“Kita ingin koperasi bukan hanya nama, tetapi benar-benar menjadi ikon kebangkitan ekonomi rakyat Indonesia dan masyarakat Kota Baubau,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....