Pemkot Siapkan Langkah Antisipasi 26 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan
- 11 Sep 2026 15:00 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau - Musim kemarau berkepanjangan mulai memberikan tekanan terhadap sektor pertanian di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan) Kota Baubau mencatat sekitar 26 hektare lahan sawah terdampak kekeringan.
Kepala Dipertan Baubau, Ibnu Wahid mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena sebagian tanaman padi yang terdampak berada pada fase pertumbuhan yang membutuhkan pasokan air cukup.
"Umur padi itu sudah kurang lebih 60 sampai 70 hari, padinya sudah tinggi kurang lebih 30 cm dan ini dampak kekeringan bahkan dokumentasi yang kami dapat itu memang retak-retak sawahnya,"kata Wahid dalam dialog bersama RRI Baubau, Kamis, 3 September 2026.
Secara keseluruhan, Kota Baubau memiliki sekitar 1.200 hektare lahan pertanian padi sawah. Menurut Ibnu, kemarau berkepanjangan yang dipengaruhi fenomena El Nino menjadi tantangan yang harus diantisipasi pemerintah bersama petani.
Pemerintah Kota Baubau telah melakukan rapat internal dipimpin Wali Kota dan organisasi perangkat daerah terkait untuk meminimalisir dampak kekeringan terhadap produksi pertanian.
Langkah penanganan juga dilakukan dengan turun langsung ke lapangan dan berdialog dengan kelompok tani. Kecamatan Bungi, khususnya Kelurahan Karing-karing, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena menyumbang sekitar 70 persen wilayah terdampak.
"Kami langsung sigap, siaga, langsung rapat meeting dengan kelompok-kelompok tani tentunya di Kecamatan Bungi dan Kecamatan Lea Lea, cukup berdampak,"ujar Wahid.
Selain penanganan jangka pendek, pemerintah juga mendorong penggunaan sumber air alternatif melalui jaringan irigasi air tanah serta bantuan pompa untuk membantu mengalirkan air ke lahan persawahan.
Wahid menegaskan pemerintah akan terus berupaya menjaga keberlanjutan pertanian sekaligus memastikan petani mendapatkan dukungan ketika menghadapi risiko akibat kondisi cuaca ekstrem.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....