Dipertan Baubau Ajak Warga Produktifkan Lahan Tidur lewat Bantua Bibit Kelapa

  • 09 Sep 2026 12:32 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan) Kota Baubau mendorong masyarakat yang memiliki lahan tidur agar memanfaatkannya untuk budidaya kelapa melalui program bantuan bibit dari Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Ibnu Wahid, mengatakan bantuan tersebut tidak hanya berupa bibit kelapa, tetapi juga dilengkapi dukungan biaya akomodasi serta pupuk penyubur untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Menurutnya, jenis kelapa yang disediakan merupakan kelapa dalam yang memiliki masa produksi relatif cepat. Tanaman tersebut diperkirakan sudah dapat menghasilkan buah dalam kurun waktu sekitar lima hingga enam tahun setelah ditanam.

Informasi mengenai bantuan tersebut diterima langsung oleh Dinas Pertanian Kota Baubau dalam kunjungan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Alokasi bantuan bibit kelapa tersebut diperkirakan dapat mencakup lahan pertanian hingga ratusan hektare. Program ini dinilai menjadi peluang besar bagi masyarakat Baubau, mengingat masih terdapat lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Ibnu mengatakan, bantuan tersebut merupakan paket yang cukup lengkap sehingga masyarakat diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengembangkan komoditas kelapa.

“Saya mengajak masyarakat yang memiliki lahan-lahan tidur, ajak keluarganya untuk menanam kelapa. Dari Dinas Pertanian akan membantu proses registrasi calon petani dan calon lokasi (CPCL) di sistem Simultan. Setelah diusulkan, bapak dan ibu sudah bisa mendapatkan bantuan bibit kelapa,” jelasnya, Selasa, 8 September 2026.

Ibnu mengungkapkan, persyaratan untuk memperoleh bantuan tersebut relatif mudah. Masyarakat cukup memiliki lahan dengan luas minimal dua hektare. Lahan seluas dua hektare tersebut tidak harus dimiliki oleh satu orang. Menurut Ibnu, lahan dapat dikelola secara berkelompok dan nantinya didaftarkan menggunakan satu nama sebagai penerima bantuan.

Kadis menambahkan, pengembangan komoditas kelapa juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong hilirisasi komoditas pertanian.

“Target Presiden Prabowo adalah hilirisasi kelapa,” jelasnya.

Dengan adanya program tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau berharap semakin banyak lahan tidur yang dapat dioptimalkan menjadi lahan produktif sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan komoditas kelapa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....