PELNI Baubau Buka Layanan Pengiriman Bantuan Gratis ke NTT

  • 20 Agt 2026 06:41 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Layanan tersebut menjadi bentuk kepedulian PELNI untuk membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Kepala Cabang PT PELNI Baubau, M. Lutfi Israr Sutan mengatakan, kebijakan tersebut merupakan arahan pimpinan pusat dengan koordinasi Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

"PT Pelni merasa prihatin atas kejadian gempa bumi di NTT, sehingga atas kebijakan pimpinan pusat tentu dengan koordinasi dari Kementerian Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Laut, PT. Pelni melalui program ini menerima barang-barang bantuan dari berbagai wilayah dan diangkut menggunakan kapal penumpang Pelni dengan gratis,"kata M. Lutfi Israr Sutan, Rabu, 19 Agustus 2026.

Melalui program tersebut, PELNI menerima bantuan dari berbagai wilayah Indonesia untuk diangkut menggunakan kapal penumpang PELNI sesuai rute regulernya.

Bantuan yang dapat dikirim meliputi makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, perlengkapan tidur, penerangan, obat-obatan dan perlengkapan medis, popok anak dan dewasa, pembalut, susu serta makanan bayi.

Lutfi menjelaskan, pengiriman bantuan wajib dilengkapi surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi. Pengiriman juga harus disertai daftar barang atau packing list yang mencantumkan jenis dan jumlah bantuan.

Hingga saat ini, PELNI cabang Baubau belum menerima pengiriman barang bantuan dalam jumlah besar dari instansi maupun komunitas menuju NTT.

Namun, terdapat relawan dari Baubau yang telah berangkat menuju wilayah terdampak gempa bumi di NTT menggunakan KM. Tidar.

"Harapan kami kalau ada memang bantuan-bantuan yang diberikan bisa mengajukan surat sehingga kami bisa memfasilitasi, karena ada persyaratan bahwa itu harus dari instansi atau dari komunitas-komunitas. Nanti menyurat ke kami, berdasarkan surat itu akan kami tindak lanjuti,"tutur Lutfi.

Pengiriman bantuan kemanusiaan melalui kapal PELNI tidak dikenakan biaya kepada pengirim dan mengikuti trayek serta pelabuhan yang dilalui kapal PELNI.

Bantuan wajib dikemas dengan baik dan rapat menggunakan kardus, karung, atau peti yang kuat sesuai jenis barang. Barang mudah pecah juga wajib diberi penanda seperti "FRAGILE".

Sementara itu, barang mudah meledak atau terbakar, cairan atau bahan berbahaya, bahan kimia beracun, serta barang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran tidak diperbolehkan dikirim.

Masyarakat maupun komunitas yang ingin memanfaatkan layanan tersebut dapat menghubungi kantor cabang PELNI terdekat, Contact Center PELNI di 021-162 atau WhatsApp resmi PELNI di 0811-1621-162.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....