Wawali Baubau Dukung Pembinaan Keterampilan Napi, Dorong Kemandirian usai Bebas
- 19 Agt 2026 09:15 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Haminah Bolu, menyatakan dukungan penuh terhadap program pembinaan keterampilan bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Baubau.
Dukungan tersebut disampaikan usai kegiatan pemberian remisi dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Baubau, Senin 17 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Wa Ode Haminah Bolu turut membeli sejumlah hasil kegiatan ketahanan pangan yang dikembangkan warga binaan, di antaranya sayuran seperti sawi dan terung.

Menurutnya, pembinaan keterampilan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Pemerintah Kota Baubau mendukung penuh pembinaan warga binaan, salah satunya melalui pelatihan keterampilan. Kami berharap setelah bebas nanti mereka bisa lebih mandiri dan memiliki pegangan untuk hidup,” ujar Wa Ode Haminah Bolu.
Ia mengatakan, Pemkot Baubau juga telah memberikan dukungan dalam bentuk bantuan untuk menunjang kegiatan pembinaan, salah satunya berupa bibit ikan.
“Kami sendiri Pemerintah Kota Baubau sudah memberikan sejumlah bantuan, salah satunya bibit ikan. Kami berharap semakin banyak keterampilan yang dititipkan kepada para warga binaan,” jelasnya.
Diajarkan Budidaya Hidroponik
Pembinaan warga binaan di Lapas Kelas IIA Baubau tidak hanya dilakukan melalui kegiatan pertanian konvensional. Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai budidaya hidroponik.
Metode tersebut dinilai efisien karena dapat diterapkan pada lahan terbatas. Melalui pelatihan ini, warga binaan diperkenalkan dengan teknik budidaya tanaman, pengelolaan nutrisi, hingga perawatan instalasi hidroponik.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian warga binaan sekaligus memberikan pengalaman yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha setelah mereka menyelesaikan masa pidana.
Kembangkan Produk UMKM
Selain sektor ketahanan pangan, pembinaan kemandirian juga diarahkan pada pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Lapas Baubau menyelenggarakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan ekstrak jeruk nipis bagi warga binaan. Produk tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.
Tidak hanya sabun cuci piring, warga binaan juga mengembangkan berbagai produk lainnya, seperti keripik singkong dan keripik pisang.

Di bidang keterampilan teknis, warga binaan juga mendapatkan pelatihan pengelasan. Dari keterampilan tersebut, mereka mulai menghasilkan berbagai produk kerajinan, di antaranya meja dan kursi yang kemudian dipasarkan.
Beragam kegiatan tersebut menunjukkan pembinaan di Lapas Baubau tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
Pemkot Baubau berharap keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....