Lima Titik Kebakaran Lahan Melanda Baubau
- 12 Agt 2026 21:31 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Lima titik kebakaran lahan kering terjadi di sejumlah wilayah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa 11 Agustus 2026.
Cuaca panas disertai angin kencang membuat api cepat membesar dan sempat mengancam area permukiman warga.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Baubau bergerak cepat bersama personel kepolisian dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) untuk melakukan pemadaman dan melokalisir api agar tidak meluas.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau, H. La Ode Ali Hasan, mengatakan berdasarkan laporan penanganan di lapangan, terdapat lima lokasi kebakaran lahan yang berhasil ditangani petugas.
“Dalam seluruh rangkaian peristiwa kebakaran lahan hari ini, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan,” ujar Ali Hasan.
Lokasi pertama berada di Jalan Poros Anoa Km 4, Kelurahan Kadolomoko. Kebakaran lahan meluas akibat terpaan angin kencang. Satu unit mobil Mako dengan tujuh personel dikerahkan untuk memadamkan api. Kebakaran di lokasi tersebut diduga dipicu oleh aktivitas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Api kemudian muncul di Perumahan Topaz 4, Kelurahan Sulaa. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan hampir merambat ke permukiman warga.
Damkar mengerahkan dua unit mobil Mako dengan enam personel untuk melakukan pemadaman hingga situasi dinyatakan kondusif. Kebakaran di lokasi ini diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Titik kebakaran berikutnya berada di belakang Sub Ubi Palatiga, Kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI). Warga sempat panik ketika api mulai mendekati rumah.
Warga sebelumnya berupaya melakukan pemadaman secara manual. Namun, kondisi angin membuat api sulit dikendalikan.
Satu unit mobil dari Pos BWI bersama empat personel kemudian diterjunkan untuk melokalisir dan memadamkan api. Kebakaran tersebut juga diduga akibat puntung rokok.
Sementara itu, kebakaran di samping SMA Negeri 5, Kelurahan Kantalai, membuat warga sekitar panik setelah api tiba-tiba membesar di depan area permukiman.
Petugas mengerahkan satu unit mobil dari Posko Bungi dengan lima personel untuk melakukan penanganan. Berdasarkan informasi awal, kebakaran tersebut diduga kuat akibat pembakaran yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).
Kebakaran kelima masih terjadi di wilayah Kelurahan Kantalai, namun berada di lokasi berbeda. Petugas melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu pengisian armada untuk mencegah api menyebar lebih luas.Kejadian tersebut juga diduga berkaitan dengan aksi pembakaran oleh OTK.

Damkar Ingatkan Warga Waspada
Ali Hasan mengatakan, seluruh proses penanganan di lima lokasi berjalan lancar berkat sinergi antara petugas Damkar, pihak kepolisian dan Relawan Damkar di masing-masing kelurahan.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca panas.
Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan. Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di area semak atau lahan kering.
“Warga juga kami imbau rutin membersihkan semak belukar dan vegetasi kering di sekitar pekarangan rumah guna meminimalisir risiko penjalaran api,” tambahnya.
Kondisi lahan yang kering ditambah angin kencang membuat api berpotensi menjalar dengan cepat. Karena itu, Damkar mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Respons cepat petugas bersama dukungan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah kebakaran lahan berkembang menjadi kebakaran yang mengancam rumah dan fasilitas umum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....