BPBD Buton Selatan Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla
- 21 Jul 2026 19:01 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Buton Selatan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton Selatan mulai memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah mitigasi menghadapi puncak musim kemarau 2026.
Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Buton Selatan, Suharuddin Singka, mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul prakiraan BMKG yang memperkirakan potensi musim kemarau berlangsung sejak akhir Juni hingga memasuki September bahkan Oktober 2026.
Saat dikonfirmasi, Selasa, 2 Juli 2026, Suharuddin menjelaskan sejumlah wilayah yang selama ini rawan kekeringan di antaranya Desa Sandang Pangan (Rongi), beberapa desa di Kecamatan Lapandewa, Siompu, dan Kadatua. Sementara titik rawan karhutla tersebar di Kecamatan Sampolawa, Batauga, Lapandewa, Kadatua, Siompu hingga Batu Atas.
Menurutnya, kawasan Bukit Lamando di Kecamatan Sampolawa menjadi salah satu lokasi yang hampir setiap tahun mengalami kebakaran karena didominasi hamparan ilalang yang mudah terbakar saat musim kemarau.
Selain pemetaan, BPBD juga memperkuat koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas serta instansi terkait untuk mempercepat penanganan apabila terjadi bencana.
"Kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta memahami langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran di lingkungan sekitar," ujarnya.
BPBD juga menyiapkan distribusi air bersih bagi wilayah yang mengalami kekurangan air bersih apabila debit sumber air menurun saat puncak kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....