Bantuan Alsintan di Baubau Diprioritaskan bagi Kelompok Tani Terverifikasi

  • 15 Jul 2026 11:58 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau memastikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat hanya diberikan kepada kelompok tani yang memenuhi persyaratan dan lolos proses verifikasi. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan tidak terbengkalai.

Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Sitti Hasinah Monianse, mengatakan setiap usulan bantuan alsintan tidak serta-merta diajukan ke pemerintah pusat. Seluruh proposal dari kelompok tani terlebih dahulu diverifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat guna.

"Kami selalu berhati-hati melakukan verifikasi, baik terhadap usulan kelompok tani maupun calon penerima bantuan pemerintah. Ada pertanggungjawaban yang harus kami penuhi, mulai dari cakupan layanan setiap alat saat pengolahan lahan hingga capaian produksi yang dihasilkan dari pemanfaatan alsintan tersebut. Itu menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan usulan," ujarnya.

Hasinah menjelaskan, kelompok tani calon penerima bantuan wajib terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) serta memiliki aktivitas usaha tani yang jelas. Persyaratan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal setelah diserahkan.

"Pertimbangan utama dalam pengusulan adalah pemanfaatannya. Alsintan ini harus memberikan manfaat bagi petani dan mampu meningkatkan pelayanan kepada anggota kelompok. Jangan sampai bantuan yang diberikan akhirnya menjadi besi tua karena tidak digunakan secara optimal," tegasnya.

Hasinah menambahkan, tahapan pengusulan dimulai dari masuknya proposal yang kemudian diverifikasi sebelum diajukan ke pemerintah pusat. Dalam proses tersebut, pihaknya mempertimbangkan luas lahan, cakupan layanan alsintan, serta jumlah petani yang akan memanfaatkan alat tersebut.

"Langkah awal proposal masuk kemudian kami verifikasi sebelum akhirnya diusulkan ke pusat, dengan mempertimbangkan luas lahan, cakupan layanan, dan berapa banyak petani yang bisa memanfaatkan alat tersebut," katanya.

Dengan dukungan alsintan yang memadai dan pengelolaan yang lebih profesional, Pemerintah Kota Baubau berharap produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas pangan, terus meningkat. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....