Kemenag Baubau Luncurkan Program Sahabat Mualaf dan MADADA
- 15 Jul 2026 11:54 WIB
- Baubau
RRI.CO.ID, Baubau – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau meluncurkan dua program inovasi, yakni Sahabat Mualaf (Sinergi Amanah Hadir Bersama Aksi Takwa) dan MADADA (Masjid Berdaya dan Berdampak), sebagai upaya memperkuat pembinaan keagamaan serta pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi lintas lembaga.
Peluncuran program yang diinisiasi Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kota Baubau itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, H. Hasim Umar, dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Baubau, Hj. Asmahani, di Aula MAN 1 Kota Baubau, Selasa 14 Juli 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, La Ode Darussalam, pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), organisasi kemasyarakatan Islam, jajaran pegawai Kemenag dan Baznas, serta Komunitas Sahabat Mualaf.
Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, H. Hasim Umar, mengatakan peluncuran kedua program tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata yang untuk pertama kalinya diwujudkan antara Kemenag Kota Baubau dan Baznas Kota Baubau dalam mendukung pembinaan umat.
"Secara simbolis program ini diluncurkan melalui pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darussalam, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kantor Kemenag Kota Baubau dan Baznas Kota Baubau," ujarnya.
Hasim menjelaskan, perjanjian kerja sama tersebut menjadi landasan bagi kedua pihak dalam menjalankan sinergi Program MADADA dan Program Sahabat Mualaf di wilayah Kota Baubau.
Menurutnya, kerja sama itu bertujuan meningkatkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan serta tata kelola masjid, sekaligus mendorong terwujudnya masjid yang mandiri, produktif, inklusif, ramah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain itu, program Sahabat Mualaf juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan keagamaan melalui pendampingan sosial, ekonomi, pendidikan, serta pembinaan keagamaan bagi para mualaf secara berkelanjutan.
"Melalui penandatanganan kesepakatan ini, kedua lembaga berkomitmen penuh untuk bersinergi dalam melakukan pembinaan dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan," kata Hasim.
Kasim berharap integrasi Program Sahabat Mualaf dan MADADA mampu mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat pendampingan sosial dan keagamaan bagi para mualaf di Kota Baubau.
"Dengan sinergi ini, kami berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menghadirkan pendampingan yang lebih kokoh bagi para mualaf," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....