Program Makesa di Baubau Hadirkan Layanan Fisioterapi Gratis

  • 07 Jul 2026 23:31 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Program Mari Cek Kesehatan (Makesa) Gratis yang digelar di SD Negeri 2 Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Selasa 7 Juli 2026. Untuk pertama kalinya, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi Pemerintah Kota Baubau menghadirkan layanan fisioterapi gratis bagi masyarakat.

Layanan rehabilitasi medis tersebut menjadi inovasi baru dalam kegiatan Makesa yang dirangkaikan dengan bakti sosial sunatan massal yang digagas oleh Karang Taruna Kelurahan Wajo.

Kehadiran layanan fisioterapi langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan berbagai keluhan pada otot, sendi, maupun saraf.

Pelayanan fisioterapi dipusatkan di salah satu ruangan SDN 2 Wajo dengan didukung peralatan khusus untuk melakukan pemeriksaan sesuai kondisi dan keluhan pasien.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Baubau, Yuslina, mengatakan layanan fisioterapi menjadi warna baru dalam pelaksanaan Program Makesa.

"Baru kali ini ada layanan pemeriksaan fisioterapi dalam pelaksanaan Program Mari Cek Kesehatan Gratis," ungkap Yuslina.

Menurutnya, fisioterapi merupakan layanan kesehatan rehabilitasi yang bertujuan mengembangkan, memelihara, dan memulihkan kemampuan gerak serta fungsi tubuh yang mengalami gangguan akibat cedera, penyakit, maupun proses penuaan.

Yuslina mengapresiasi tim Homecare Fisioterapi Baubau yang turut berpartisipasi memberikan pelayanan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari berbagai kegiatan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Baubau.

"Kami mengapresiasi tim fisioterapi yang telah berkontribusi memberikan layanan gratis kepada masyarakat. Harapannya, Homecare Fisioterapi Baubau dapat terus berkolaborasi dan ikut ambil bagian dalam kegiatan Makesa ke depan," katanya.

Sementara itu, fisioterapis Homecare Fisioterapi Baubau, Sitti Nurjutira, menjelaskan kegiatan ini merupakan pengalaman perdana pihaknya membuka layanan fisioterapi gratis dalam rangkaian bakti sosial sunatan massal.

Menurutnya, setiap pasien menjalani pemeriksaan sesuai dengan keluhan yang dirasakan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat.

"Pemeriksaannya disesuaikan dengan keluhan pasien. Bagian tubuh yang sakit langsung kami evaluasi untuk mengetahui kondisi saraf maupun otot yang menjadi penyebab keluhan," jelas Sitti.

Sitti mengatakan, layanan yang diberikan meliputi penanganan berbagai keluhan ringan seperti nyeri leher akibat terlalu lama bekerja di depan komputer, nyeri lutut, hingga nyeri punggung dan pinggang. Selain itu, tim fisioterapi juga memberikan konsultasi terkait penanganan kasus yang lebih kompleks, seperti rehabilitasi pascastroke, cedera tulang belakang, hingga penyakit Parkinson.

Kehadiran layanan fisioterapi dalam Program Makesa dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan rehabilitasi medis. Selain membantu mendeteksi gangguan fungsi gerak sejak dini, layanan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan otot, sendi, dan saraf agar tetap produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....