GPM Perkuat Stabilisasi Harga jelang HUT Ke-12 Buton Selatan

  • 03 Jul 2026 20:37 WIB
  •  Baubau

RRI.CO,ID Buton Selatan - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Busel) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Lakarada, Jumat, 3 Juni 2026, sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pangan, menstabilkan harga, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Buton Selatan, Kaimuddin, tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.

"Kegiatan hari ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam memastikan kebutuhan pangan pokok tersedia dan dapat dijangkau. GPM ini memiliki tiga tujuan utama, yakni menjamin ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, dan mengendalikan inflasi daerah," kata Kaimuddin.

Foto Bersama GPM Pemkab Buton Selatan di Lapangan Lakarada, Jumat, 3 Juli 2026 (Foto: RRI)

Menurutnya, pelaksanaan GPM juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-12 Kabupaten Buton Selatan. Pemerintah memanfaatkan momentum tersebut untuk menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton Selatan, LM. Idris, menjelaskan pelaksanaan GPM merupakan tindak lanjut arahan Bupati Buton Selatan setelah pemerintah daerah mencermati perkembangan inflasi, terutama akibat kenaikan harga beras premium.

"Data inflasi menunjukkan adanya kenaikan harga, khususnya pada beras premium. Karena itu, Bapak Bupati memerintahkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya pengendalian inflasi di daerah," ujarnya.

Pada pelaksanaan GPM kali ini, pemerintah menyediakan sekitar 4 ton beras SPHP dari Bulog. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli komoditas lain seperti telur, gula pasir, minyak goreng, bawang putih dan bawang merah yang disediakan melalui kerja sama dengan sejumlah mitra.

"Harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar, di antaranya beras SPHP Rp57.000 per lima kilogram, telur Rp49.000 per rak, gula pasir Rp18.000 per kilogram, bawang merah dan putih Rp44.000 per kilogram dan minyak goreng Rp20.000 per liter," ujarnya.

Antuasias Masyarakat Berbelanja di GPM Pemkab Buton Selatan di Lapangan Lakarada, Jumat, 3 Juli 2026 (Foto: RRI)

LM. Idris mengatakan, pemerintah juga merencanakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di sejumlah kecamatan lain, termasuk wilayah kepulauan apabila kondisi memungkinkan. Jika belum dapat menjangkau seluruh wilayah, kegiatan akan diprioritaskan di Kecamatan Batauga, Sampolawa, dan Lapandewa.

Idris berharap program tersebut mampu menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Untuk memastikan pemerataan, masyarakat tidak diwajibkan menggunakan kupon maupun KTP saat berbelanja. Namun, pembelian setiap komoditas dibatasi.

Pantauan di lokasi, tidak berlangsung lama komoditas yang dijual langsung habis terjual oleh masyarakat yang sudah sudah memadati lokasi GPM sejak pagi. Komoditas yang cepat habis gula dan minyak goreng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....