Tekan Inflasi jelang Iduladha, Pemkab Buton Gelar GPM

  • 26 Mei 2026 18:06 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Buton - Pemerintah Kabupaten Buton menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bersubsidi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Senin, 25 Mei 2026, menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Asisten Administrasi Umum Setda Buton, La Ode Muhiddi Mahmud, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program yang dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan saat kebutuhan rumah tangga meningkat.

“Semoga dengan gerakan pangan murah ini dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan menjelang Lebaran Iduladha dan kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang menyambut baik kegiatan hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan gerakan pangan murah disesuaikan dengan kemampuan daerah saat ini. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga di bawah pasar agar masyarakat dapat berbelanja lebih hemat.

Muhiddi Mahmud juga mengimbau masyarakat agar membeli kebutuhan secukupnya sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib dan seluruh warga bisa memperoleh bahan pangan yang disediakan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang hadir untuk berbelanja sesuai kebutuhan saja, tidak berlebihan agar kegiatan ini berjalan dengan tertib dan kondusif sesuai yang diharapkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buton, Murad, mengatakan meningkatnya permintaan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan sering berdampak pada kenaikan harga di pasaran.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Ketahanan Pangan menginisiasi gerakan pangan murah guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik.

Dalam kegiatan tersebut tersedia sejumlah komoditas pangan strategis, di antaranya beras SPHP sebanyak 4 ton dengan harga Rp57 ribu per 5 kilogram, minyak goreng 200 liter seharga Rp18 ribu per liter, gula pasir 100 kilogram seharga Rp15 ribu per kilogram, telur ayam negeri sebanyak 150 rak dengan harga Rp45 ribu per rak, dan bawang merah 100 kilogram dengan harga Rp35 ribu per kilogram.

Murad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya Bulog dan para distributor yang ikut berkolaborasi menjaga stabilitas pangan daerah.

“Semoga kegiatan hari ini membawa berkah, memberikan manfaat bagi masyarakat dan stabilitas harga pangan di daerah kita tetap terjaga,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Buton bersama anggota serta unsur Forkopimda Kabupaten Buton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....