Retribusi Sampah Baru 24 Persen, Kesadaran Warga Baubau Dibutuhkan

  • 10 Jun 2026 10:17 WIB
  •  Baubau

RRI.CO.ID, Baubau - Penerimaan retribusi sampah di Kota Baubau hingga akhir Mei 2026 baru mencapai sekitar Rp540 juta atau 24 persen dari target Rp2,2 miliar. Tarif retribusi sampah rumah tangga sebesar Rp8.500 per bulan untuk rumah sederhana, Rp15 ribu rumah sedang, dan Rp25 ribu untuk rumah mewah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DLH Baubau, Amiruddin mengatakan masih dibutuhkan sekitar Rp1,66 miliar lagi untuk mencapai target penerimaan retribusi hingga akhir tahun.

"Realisasi sampai akhir Mei sekitar Rp540 juta atau 24 persen dari target Rp2,2 miliar. Karena itu kami terus melakukan berbagai upaya untuk mengejar target," kata Amiruddin, Selasa 9 Juni 2026.

Plt Kepala DLH Baubau, Amiruddin

Menurutnya, hasil evaluasi sementara menunjukkan rendahnya penerimaan retribusi disebabkan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar iuran sampah.

Padahal, biaya operasional pengelolaan sampah yang ditanggung pemerintah setiap tahun mencapai sekitar Rp8 hingga Rp9 miliar. Sementara penerimaan retribusi sampah pada tahun 2025 hanya sekitar Rp1,5 miliar.

"Kita butuh kerjasama dengan berbagai pihak utamanya kecamatan dan kelurahan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa sangat penting membayar retribusi sampah. Mengingat operasional sampah kita ini cukup besar nilainya setiap tahun,"ujarnya.

Untuk meningkatkan penerimaan retribusi, DLH Baubau telah melakukan evaluasi terhadap 50 petugas penagih. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kendala di lapangan dan mencari langkah perbaikan yang lebih efektif.

Rapat evaluasi realisasi PAD retribusi persampahan di kantor DLH Kota Baubau, Senin, 8 Mei 2026

DLH Baubau juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pelaku usaha agar pembayaran retribusi lebih sesuai dengan volume sampah yang dihasilkan.

Amiruddin mengatakan, meski saat ini penerimaan retribusi masih rendah,

pelayanan pengangkutan sampah tetap dilakukan setiap hari. Petugas DLH bekerja pagi, siang, hingga malam untuk mengangkut sampah dari berbagai wilayah termasuk di tempat pembuangan sementara.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih patuh membayar retribusi karena dana tersebut membantu pembiayaan layanan kebersihan yang dinikmati seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....